Tiga Indeks Acuan Ditutup, Bursa Saham Asia-Pasifik Loyo

Dinar Fitra Maghiszha ยท Senin, 20 September 2021 - 12:45:00 WIB
Tiga Indeks Acuan Ditutup, Bursa Saham Asia-Pasifik Loyo
Informasi perdagangan saham di Hong Kong Stock Exchange atau Bursa Saham Hong Kong. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik loyo pada perdagagan awal pekan ini, Senin (20/9/2021). Hal itu, dipicu tutupnya bursa saham Tokyo, China, dan Korea terkait libur nasional. 

Penutupan bursa saham di ketiga negara tersebut, membuat tiga indeks acuan di bursa saham Asia-Pasifik ikut ditutup, yakni Nikkei 225 (Jepang), Shanghai Composite (China), dan KOSPI (Korea Selatan).

Akibatnya, bursa saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka anjlok pada perdagangan awal pekan ini. Hingga pukul 12:04 WIB, Strait Times Singapura (STI) dibuka menguat di 3.071, lalu anjlok dan bergerak bullish di 3.060.

Sementara Hang Seng Hong Kong (HSI) sejak awal perdagangan sudah ambrol di 24.589,1 lalu menuruni tangga merah hingga di 23.970,3. Sensex India terpantau menguat tipis (0,13 persen) di 59.094, dan S&P ASX Australia merosot (-2,30 persen) di 7.233,6.

Indeks MSCI di luar Jepang, juga turun -1,4%), setelah merosot (-2,5 peren) pekan lalu. Dari dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah di 6.132,0 lalu terpuruk di 6.061,4 hingga sesi pertama perdagangan.

Agenda Federal Open Market Comittee (FOMC) dari Federal Reserve (The Fed)  yang akan digelar pada 21-22 September 2021 dinilai masih menjadi sentimen utama pelemahan sebagian besar indeks di bursa Asia.

Rapat tersebut dapat menjadi sinyal atas kesiapan ekonomi AS menjelang dimulainya tapering, dilansir Reuters, Senin (20/9/2021).

Menyusul kabar tersebut, aturan ketat pemerintah China terhadap perusahaan-perusahaan masih menjadi kekhawatiran tersendiri. Ditambah masalah pembengkakan utang yang sedang dialami raksasa properti, Evergrande Grup.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: