Tips MotionTrade: Memahami Pergerakan BI Rate untuk Strategi Investasi Reksa Dana
Ketika suku bunga acuan BI naik, instrumen pasar uang pada umumnya dapat menawarkan tingkat imbal hasil yang lebih menarik. Dalam kondisi tersebut, Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) dapat dipertimbangkan oleh investor.
3. Melakukan Diversifikasi
Menempatkan investasi pada beberapa jenis aset dapat membantu investor dalam mengelola risiko ketika terjadi perubahan kondisi pasar. Diversifikasi juga dapat membantu menjaga keseimbangan portofolio ketika kinerja suatu instrumen atau kelas aset mengalami tekanan.
Ketika suku bunga mulai menurun, harga obligasi berpotensi memperoleh sentimen positif. Dalam kondisi tersebut, Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) dapat menjadi salah satu produk yang dapat dipertimbangkan. Sementara itu, ketika suku bunga acuan BI relatif stabil, investor dapat lebih berfokus pada tujuan investasi, jangka waktu investasi serta karakteristik underlying masing-masing produk.
4. Evaluasi dan Lakukan Rebalancing
Perubahan kondisi pasar dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali komposisi portofolio agar tetap sesuai dengan tujuan dan profil risiko. Evaluasi secara berkala aset portofolio Anda agar tetap relevan dengan kebutuhan dan kondisi keuangannya.
Head of Mutual Fund MNC Sekuritas Agustina Ningrum mengatakan bahwa investor tidak perlu menjadikan setiap perubahan suku bunga sebagai alasan untuk menunda investasi. Di tengah dinamika suku bunga dan pasar, konsistensi menjadi salah satu kunci dalam membangun investasi jangka panjang.