Tips MotionTrade: Perbedaan Income Investing, Growth Investing, dan Value Investing
Risikonya juga relatif kecil karena perusahaan yang dibeli sudah mampu menghasilkan keuntungan setiap tahunnnya. Contoh emiten yang konsisten membagikan dividen misalnya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
Tips MotionTrade: Cara Mudah Hitung Keuntungan Reksa Dana
2. Growth Investing
Strategi growth investing menjadikan perkembangan saham yang pesat sebagai pertimbangan untuk membeli saham. Investor biasanya tidak mementingkan apakah saham tersebut murah atau mahal, asalkan terdapat potensi dari perusahaan untuk bertumbuh.
Tips MotionTrade: Mudahnya Withdraw Dana di Aplikasi MotionTrade
Perusahaan yang masuk dalam kategori ini adalah perusahaan yang mampu menghasilkan profit margin yang kuat selama lima tahun terahir. Salah satu ciri dari growth stock adalah mempunyai pertumbuhan Return on Equity (ROE) rata- rata 15 persen hingga 20 persen per tahun.
3. Value Investing
Tips MotionTrade: Apa Itu NAB Reksa Dana?
Value investing merupakan strategi yang dilakukan dengan cara membeli saham yang harganya berada jauh di bawah harga wajar (undervalued). Ketika Anda berinvestasi dengan menggunakan strategi ini, hal yang paling diperlukan adalah kesabaran dan keberanian karena kondisi saham undervalued biasanya terjadi ketika pasar sedang dalam kondisi koreksi.