Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ramadan Produktif bersama MNC Sekuritas Siang Ini, Ngulik Saham Syariah: Halal, Cuan dan Aman
Advertisement . Scroll to see content

Tips MotionTrade: Perbedaan Income Investing, Growth Investing, dan Value Investing

Jumat, 27 Januari 2023 - 16:52:00 WIB
Tips MotionTrade: Perbedaan Income Investing, Growth Investing, dan Value Investing
Tips MotionTrade: Perbedaan income investing, growth investing, dan value investing. Foto: MNC Media
Advertisement . Scroll to see content

Risikonya juga relatif kecil karena perusahaan yang dibeli sudah mampu menghasilkan keuntungan setiap tahunnnya. Contoh emiten yang konsisten membagikan dividen misalnya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

2. Growth Investing

Strategi growth investing menjadikan perkembangan saham yang pesat sebagai pertimbangan untuk membeli saham. Investor biasanya tidak mementingkan apakah saham tersebut murah atau mahal, asalkan terdapat potensi dari perusahaan untuk bertumbuh. 

Perusahaan yang masuk dalam kategori ini adalah perusahaan yang mampu menghasilkan profit margin yang kuat selama lima tahun terahir. Salah satu ciri dari growth stock adalah mempunyai pertumbuhan Return on Equity (ROE) rata- rata 15 persen hingga 20 persen per tahun. 

3. Value Investing

Value investing merupakan strategi yang dilakukan dengan cara membeli saham yang harganya berada jauh di bawah harga wajar (undervalued). Ketika Anda berinvestasi dengan menggunakan strategi ini, hal yang paling diperlukan adalah kesabaran dan keberanian karena kondisi saham undervalued biasanya terjadi ketika pasar sedang dalam kondisi koreksi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut