Tips MotionTrade: Take Profit dalam Investasi Saham secara Otomatis
2. Menggunakan Analisis Teknikal
Banyak investor menggunakan indikator seperti resistance level, moving average, atau Fibonacci retracement untuk menentukan titik take profit yang ideal. Apabila saham yang dimiliki sedang naik dan saham tersebut memiliki potensi untuk koreksi atau turun, Anda bisa melakukan take profit terlebih dahulu kemudian beli saham kembali setelah terkoreksi.
3. Melihat Fundamental Saham dan Sentimen Pasar
Bila ada berita positif atau laporan keuangan yang mendorong harga naik, investor bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk take profit. Investor bisa take profit dengan menjual saham yang sudah naik, terutama jika IHSG mulai tinggi atau muncul sentimen negatif yang berpotensi memicu koreksi.
Pada aplikasi online trading MotionTrade, Anda bisa melakukan take profit secara otomatis menggunakan fitur "Super Order" yakni Trailing Order, Break Order atau, GTC Order.
Masing-masing menu tersebut dapat membantu nasabah dalam memaksimalkan take profit dan meminimalisir potensi kerugian. Untuk tutorial lebih lanjut mengenai menu tersebut, bisa Anda saksikan melalui YouTube MNC Sekuritas!
Nikmati layanan investasi syariah dari #MNCSekuritas dengan segera unduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience. Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade. MNC Sekuritas, Invest with The Best!
Editor: Aditya Pratama