Wall Street Berakhir Naik, Dow Melonjak 11,37 Persen

Ranto Rajagukguk ยท Rabu, 25 Maret 2020 - 10:47 WIB
Wall Street Berakhir Naik, Dow Melonjak 11,37 Persen

Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup naik tajam pada Selasa (24/3/2020) waktu setempat. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup naik tajam pada Selasa (24/3/2020) waktu setempat. Indeks Dow naik lebih dari 11 persen, mencatat kenaikan persentase terbesar sejak 1933 di tengah harapan stimulus.

Mengutip Xinhua, Rabu (25/3/2020), Dow Jones Industrial Average melonjak 2.112,98 poin, atau 11,37 persen, menjadi 20.704,91. S&P 500 meningkat 209,93 poin, atau 9,38 persen, menjadi 2.447,33. Indeks Nasdaq Composite melonjak 557,18 poin, atau 8,12 persen, menjadi 7.417,86.

Semua 11 sektor S&P 500 utama ditutup tampak lebih tinggi, dengan energi naik 16,31 persen, memimpin penguatan. Investor berharap anggota parlemen AS dekat dengan kesepakatan tentang paket bantuan ekonomi besar-besaran untuk meredam kerusakan oleh pandemi virus corona (Covid-19).

Bank sentral AS pada Senin mengumumkan rencana untuk membeli surat berharga dan surat obligasi lain tanpa batas untuk membantu pasar berfungsi lebih efisien di tengah ketidakpastian virus corona. Sementara itu, perusahaan-perusahaan sektor swasta AS menunjukkan kontraksi yang nyata dalam keseluruhan aktivitas bisnis pada Maret setelah eskalasi wabah virus corona.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) jasa-jasa AS tercatat 39,1 pada akhir kuartal pertama, turun dari 49,4 pada Februari, penyedia informasi global yang berbasis di London, IHS Markit melaporkan pada Selasa (24/3/2020). Demikian pula PMI manufaktur AS turun dari 50,7 pada Februari menjadi 49,2 pada akhir kuartal pertama.

Jumlah kasus COVID-19 di Amerika Serikat mencapai 50.000 pada Selasa (24/3/2020) per pukul 15.00 waktu bagian timur AS (19.00 GMT), menurut Center for Systems Science and Engineering (CSSE) Universitas Johns Hopkins. Angka baru mencapai 50.206 dengan 606 kematian, kata CSSE.


Editor : Ranto Rajagukguk