2020, Pemerintah Fokus Perbaiki Kualitas SDM lewat Pendidikan Vokasi

Rully Ramli · Kamis, 04 April 2019 - 23:03 WIB
2020, Pemerintah Fokus Perbaiki Kualitas SDM lewat Pendidikan Vokasi

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution melakukan rapat koordinasi dengan Menteri PPN atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro hari ini (4/4/2019). Rapat ini membahas mengenai sinkronisasi fokus program kerja pemerintah untuk tahun depan.

Usai rapat, Bambang mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk melaksanakan program yang telah dirumuskan dalam rencana kerja pembangunan pemerintah (RKP) 2020. Tahun depan, ada dua sektor yang akan difokuskan oleh pemerintah.

Adapun fokus pertama yang akan dilaksanakan, yakni pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemerintah akan mendorong berbagai langkah untuk mengembangkan kualitas tenaga kerja nasional, seperti halnya dengan melakukan vokasi.

"Pertama pembangunan SDM. Khususnya penguatan di pendidikan berbasis keterampilan, vokasi, baik ditingkat sekolah menengah maupun politeknik, " ujar Bambang di Gedung Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Lalu, pemerintah juga akan fokus untuk mendorong penciptaan nilai tambah. Hal ini nantinya akan dilakukan ke seluruh sektor industri.

Mantan Menteri Keuangan itu menambahkan, bukan hanya industri sektor manufaktur saja yang akan dikembangkan, tapi juga sektor pertanian. Langkah ini akan dilakukan melalui modernisasi pertanian, dan juga hilirisasi dari pertambangan dan juga transformasi sektor jasa.

"Itu akan menjadi dua tema penting yang akan kita dorong untuk 2020 dan juga sampai di 2024," kata Bambang.

Sebaga informasi, pemerintah tengah merancang roadmap untuk mendorong vokasi pendidikan tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal ini dilakukan agar dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Pengembangan vokasi SMK ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Kabinet pada 7 Agustus 2018. Dalam sidang tersebut, Jokowi menegaskan pengembangan vokasi sangat penting lewat peningkatan kemitraan dengan industri.

"Kita perlu memulai dengan beberapa provinsi supaya ada SMK vokasi yang di anggap prioritas di setiap daerahnya. masing-nasing daerah bisa beda ya kan," kata Darmin, ditemui di gedung Ali Wardhana Kemenko Perekonomian, Jumat (7/12/2018).


Editor : Ranto Rajagukguk