Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Produk Plastik 6 Bulan ke Depan
Advertisement . Scroll to see content

Airlangga Hartarto: Jangan Timbun Sembako

Selasa, 03 Maret 2020 - 15:44:00 WIB
Airlangga Hartarto: Jangan Timbun Sembako
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Humas Setkab)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meminta masyarakat tidak panik meski Indonesia dinyatakan positif terpapar virus korona. Dengan begitu, masyarakat tak perlu memborong atau menimbun sembako.

Dia mengatakan, pemerintah telah berkoordinasi dengan pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) soal stok sembako, obat-obatan, dan lain-lain.

"Jadi kita tidak perlu untuk membeli dalam jumlah yang banyak, dan juga posisinya cukup tersedia, cukup aman sehingga perlu dibeli secukupnya saja,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Pemerintah, kata Airlangga, senantian menjaga kestabilan distribusi barang. Hal itu juga ditekankan dalam arahan Presiden Joko Widodo kepada para menteri.

”Arahan Bapak Presiden bahwa distribusi barang diutamakan, baik itu barang yang berasal dari dalam negeri maupun yang perlu diimpor, apa lagi tentu kita juga mempersiapkan diri untuk menjelang nanti bulan puasa nanti,” ucapnya.

Airlangga menambahkan, toko swalayan atau supermarket juga meminta agar distribusi barang tetap terjaga. Terkait hal ini, pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada pelaku usaha. Yang pasti, stok barang akan selalu ada.

”Pemerintah menjamin bahwa barang itu ada," katanya.

Mantan menteri perindustrian itu juga meminta agar para pedagang tak mengambil keuntungan berlebihan dalam menjual masker.

”Bagi mereka yang tidak sakit ya sebaiknya kita tidak perlu pakai masker, jadi hanya yang sakit saja yang pakai masker sehingga tidak meningkatkan kepanikan juga," ucapnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut