Apindo Desak Stimulus Ekonomi Cepat Dicairkan

Fadel Prayoga ยท Selasa, 01 September 2020 - 13:00 WIB
Apindo Desak Stimulus Ekonomi Cepat Dicairkan

Wakil Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengkritisi lambannya realisasi anggaran stimulus ekonomi. Padahal, dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bisa mencegah pertumbuhan ekonomi negatif tahun ini.

Wakil Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdan menilai pertumbuhan ekonomi tahun ini sulit positif bila pemerintah lamban dalam penyerapan dana PEN. Dunia usaha amat membutuhkan stimulus itu agar tetap eksis dalam menjalani usahanya.

"Untuk bisa positif di akhir tahun sangat tergantung pada effort pemerintah sendiri dlm mendistribusikan stimulus-stimulus PEN," kata Shinta saat dihubungi, Selasa (1/9/2020).

Menurut dia, lambannya pemerintah dalam menyerap dana PEN membuat iklim dunia usaha relatif bergerak stagnan pada kuartal III-2020.

"Ini bukan hal yang mudah karena hingga tengah kuartal III ini pun pelaku usaha merasakan peningkatan konsumsi tidak cukup signifikan," ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi dana PEN hingga 26 Agustus sebesar Rp192,5 triliun atau sekitar 27 persen dari pagu Rp695 triliun. Rinciannya, sektor kesehatan Rp12,3 triliun dari pagu Rp87,55 triliun, perlindungan sosial Rp101,06 triliun dari pagu Rp203,9 triliun.

Kemudian, realisasi di pos sektoral kementerian dan lembaga (KL) dan pemda Rp14,91 triliun dari pagu anggaran Rp106,11 triliun, dan insentif usaha Rp17,23 triliun dari pagu Rp120,61 triliun.

Editor : Rahmat Fiansyah