Bank Dunia Prediksi Ekonomi Indonesia Bisa Bangkit pada Agustus, Ini Syaratnya
JAKARTA, iNews.id - Bank Dunia memproyeksikan perekonomian nasional bisa bangkit pada Agustus 2020. Hal ini bisa terjadi jika pemerintah tepat menetapkan kebijakan untuk memulihkan ekonomi Indonesia.
"Terpuruknya ekonomi domestik masih dapat diselamatkan dengan reformasi," ujar Economic Prospect (IEP) Country Director World Bank Indonesia Satu Kahkonen dalam acara Indonesia Economic Prospect Report secara virtual, Kamis (16/7/2020).
Dia menjelaskan, ada tiga reformasi kunci yang bisa diterapkan Indonesia untuk menuju masa pemulihan. Pertama, meniadakan hambatan dalam investasi asing yang kini tengah digodok dalam Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja atau Omnibus Law. Kahkonen mengatakan, regulasi ini akan menjadi struktur dasar investasi yang memberi sinyal bahwa Indonesia terbuka terhadap bisnis.
"Namun, penting untuk mengatur dengan sangat baik, diaudit sehingga hukum dapat berfungsi dengan efektif," katanya.
Bank Dunia Ingatkan Indonesia Bisa Masuk Resesi
Kedua, reformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menggalakkan investasi. Menurut dia, masih ada kesenjangan lebar pada infrastruktur di Indonesia yang tidak bisa hanya ditutup dengan dana publik.
Mobilisasi keuangan dari pihak swasta menjadi penting dan BUMN dituntut memerankan bagiannya dalam hal ini. Ketiga, akselerasi kebijakan pajak.
Penurunan ekonomi akibat pandemi akan berdampak pada pelebaran utang untuk pembiayaan belanja prioritas di masa pandemi. "Pendapatan pajak dapat diandalkan untuk menutup kebutuhan-kebutuhan tersebut," katanya.
Editor: Ranto Rajagukguk