Banyak Hoax Soal Penanganan Covid-19, Menkominfo Minta Jaga Kesehatan Ruang Digital

Rina Anggraeni ยท Jumat, 23 Juli 2021 - 20:35:00 WIB
Banyak Hoax Soal Penanganan Covid-19, Menkominfo Minta Jaga Kesehatan Ruang Digital
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomionfo), Johnny Plate.

JAKARTA, iNews.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomionfo), Johnny Plate, meminta seluruh elemen bangsa menjaga kesehatan ruang digital, khususnya media sosial. Hal itu, terkait dengan banyaknya hoax tentang kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Menurut dia, dalam situasi saat ini, soliditas dan kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menghadapi pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan. 

"Setiap kebijakan yan dikeluarkan pemerintah terkait penanganan pandemi Covid-19, membutuhkan dukungan semua kalangan, agar dapat diimplementasikan dengan baik untuk kebaikan dan keselamatan bersama," kata  Johnny di Jakarta, Jumat (23/7/2021). 

Menkominfo sangat menyayangkan banyaknya hoax tentang penanganan pandemi Covid-19 yang beredar, sehingga menimbulkan keresahan dan ketakutan masyarakat. Salah satunya tentang program vaksinasi Covid-19 yang disebut sebagai konspirasi untuk jual beli vaksin. 

“Kolaborasi harus kita bangun. Ini (penanganan Covid-19, Red) soal nyawa manusia. Ini soal kemanusiaan, jadi empati dan perhatian yang serius harus kita lakukan,” ujar Johnny. 

Terkait dengan itu, Menkominfo meminta seluruh elemen masyarakat menjaga kesehatan ruang digital agar tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang kontraproduktif terhadap upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

“Jaga kesehatan ruang digital kita, manfaatkan dengan baik. Jangan ciptakan hoax, disinformasi dan malinformasi karena itu akan merusak kekuatan bangsa kita dalam menangani Covid -19,” ungkap Johnny.

Menkominfo mengungkapkan, pemerintah telah mengambil begitu banyak kebijakan, memberikan arahan, serta berdiskusi dengan banyak pihak, baik para ahli bahkan kepala pemerintahan negara lain, sebagai acuan mengambil kebijakan terkait Covid-19. 

Untuk itu, lanjutnya, masyarakat diharapkan tetap realistis dalam menilai kebijakan penanganan Covid-19 di Indonesia, sehingga tidak mudah termakan hoax. 

Salah satu hal realistis yang bisa dipikirkan masyarakat adalah penanganan Covid-19 di Indonesia tak bisa instan dan sudah pasti membutuhkan lebih banyak waktu, karena jumlah penduduk yang sangat besar.

“Kapasitas kita yang ada sedang dioptimalkan. Kuncinya adalah kita semua kolaboratif, antara masyarakat dan pemerintah. Masyarakat tertib melaksanakan protokol 5M, pemerintah melakukan 3T, lalu mari semuanya berbondong-bondon vaksinasi secara masif,” kata Johnny. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: