Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Soroti Anggaran Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar, Minta Mendagri Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Besok, DPR Panggil Budi Karya hingga Sriwijaya Bahas Kecelakaan SJ-182

Selasa, 02 Februari 2021 - 23:11:00 WIB
Besok, DPR Panggil Budi Karya hingga Sriwijaya Bahas Kecelakaan SJ-182
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Dok Kemenhub)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bakal memanggil Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hingga Sriwijaya Air. Pemanggilan akan dilakukan pada, Rabu (3/2/2021), besok pukul 13.00 WIB. 

Adapun beberapa pihak yang akan dipanggil meliputi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sriwijaya Air serta AirNav Indonesia. Ketua Komisi V DPR Lasarus mengatakan, pemanggilan ini dalam rangka meminta penjelasan mengenai kecelakaan yang terjadi pada Pesawat Sriwijaya Air SJ-182. 

Selain itu, pihaknya juga akan memanggil kepolisian untuk menanyakan mengenai identifikasi korban. 

“Jadi jam 13.00 (Rapat tentang kecelakaan SJ-182). Penjelasan menyeluruh dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, KNKT, AirNav, BMKG dan  Basarnas, termasuk dari termasuk dari Polri terkait identifikasi korban,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (2/2/2021).

Sementara itu, dihubungi terpisah Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono memberikan sedikit bocoran terkait progres investigasi dari kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Menurut Soerjanto, pihaknya sudah membaca data yang ada pada kotak hitam atau black box berisi data flight data recorder (FDR). 

Hanya saja, pihaknya belum bisa mendapatkan kesimpulan penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182 tersebut. Sebab, pihaknya harus menunggu ditemukannya kotak hitam berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) yang saat ini masih dicari. 

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu hasil tes komponen pesawat yang dikirimkan ke Amerika Serikat. Hanya saja, dia enggan berkomentar lebih jauh terkait apa saja yang bakal diteliti dari komponen pesawat yang dikirimkan tersebut. 

“Harus menunggu CVR dan hasil tes komponen di US dan UK,” ucapnya. 

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut