BI Buka Penukaran Uang Baru Rp75.000 Secara Kolektif

Michelle Natalia ยท Senin, 24 Agustus 2020 - 16:40:00 WIB
BI Buka Penukaran Uang Baru Rp75.000 Secara Kolektif
Bank Indonesia resmi meluncurkan Uang Peringatan nominal Rp75.000 pada HUT ke-75 RI. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) mengapresiasi tingginya animo masyarakat menukarkan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) Rp75.000. Kuota pemesanan uang baru tersebut penuh hingga akhir bulan depan.

Selama ini, BI membatasi pemesanan UPK satu lembar untuk setiap KTP. Pemesanan itu berlaku untuk individu.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim mengatakan, BI akan membuka kuota pemesanan baru untuk institusi. Dengan demikian, masyarakat kini bisa memperoleh pecahan uang tersebut secara kolektif.

"Layanan penukaran kolektif ini, kami buka kepada kementerian, lembaga, instansi, korporasi, asosiasi, perkumpulan, dan juga untuk masyarakat sendiri," katanya, Senin (24/8/2020).

Marlison menyebut syarat dan prosedur pemesanan UPK kolektif hampir sama dengan pemesanan individu. Untuk kolektif, pemesanan minimal dilakukan 17 orang.

Siapa saja institusi yang boleh mengajukan? Marlison menyebut, semua institusi seperti kementerian/lembaga (K/L), korporasi, asosiasi profesi, hingga perkumpulan masyarakat. Misalnya, asosiasi dokter, BUMN, perkumpulan hobi, dan lain-lain.

"Untuk masyarakat, mereka bisa berhimpun bersama untuk penukaran. Berhimpun disini dalam artian mereka tinggal di satu lingkungan, bisa lewat RT maupun RW. Syarat minimal penukarannya ya untuk 17 orang, bisa lebih. Mau 500 orang silakan, 1.000 juga silakan," imbuhnya.

Namun, kata Marlison, setiap selembar uang harus tetap menyertakan satu KTP. Nanti, perwakilan perkumpulan bisa datang ke BI menyertakan daftar pemesan dan fotocopy KTP.

"Kalau dia bawa 17 data KTP, ya dia hanya bisa mendapat 17 lembar UPK. Kenapa angkanya 17? Karena kami mensyukuri tanggal 17 Agustus sebagai hari kemerdekaan RI," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah