Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wamen Thomas Djiwandono Masuk Kandidat Deputi Gubernur BI, Menkeu Purbaya: Saya Dukung
Advertisement . Scroll to see content

BI Diprediksi Kembali Tahan Suku Bunga Imbas Pelemahan Rupiah

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:45:00 WIB
BI Diprediksi Kembali Tahan Suku Bunga Imbas Pelemahan Rupiah
Ekonom memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen dalam RDG bulan Januari 2026. (Foto: ilustrasi/Okezone) 
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulan Januari 2026. Proyeksi ini berdasarkan tekanan nilai tukar rupiah yang kembali mendekati level Rp17.000 per dolar AS.

Josua menuturkan, dalam kondisi nilai tukar yang sedang tertekan, pemangkasan suku bunga justru berisiko memperbesar tekanan terhadap rupiah. Penurunan suku bunga dapat mengurangi daya tarik imbal hasil aset berdenominasi rupiah, sehingga berpotensi memicu arus keluar dana dan memperlemah kurs lebih lanjut. 

Selain itu, pelemahan rupiah juga berisiko mendorong kenaikan harga barang impor dan mengganggu pembentukan ekspektasi inflasi.

"Saya memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI-Rate di 4,75 persen pada RDG BI bulan Januari ini. Alasan utamanya, saat rupiah sedang tertekan, pemangkasan suku bunga berisiko menambah tekanan pada kurs," ucap Josua saat dihubungi iNews.id, Rabu (21/1/2026).

Di sisi lain, kondisi ekonomi domestik dinilai masih cukup solid dan belum menunjukkan perlambatan yang tajam sehingga membutuhkan dukungan kebijakan moneter dalam waktu dekat. Aktivitas dunia usaha pada triwulan IV 2025 masih terjaga, bahkan responden survei memperkirakan adanya perbaikan kinerja pada kuartal I 2026.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut