BI Sebut Neraca Perdagangan Berpotensi Surplus pada Tahun Ini

Muhammad Aulia ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 19:35 WIB
BI Sebut Neraca Perdagangan Berpotensi Surplus pada Tahun Ini

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Dody Budi Waluyo. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) melihat adanya potensi surplus pada neraca perdagangan RI di 2020. Posisi neraca perdagangan dalam dua tahun terakhir defisit.

Neraca perdagangan pada 2019 tercatat defisit 3,2 miliar dolar AS. Angka tersebut mengecil dibandingkan defisit neraca perdagangan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 8 miliar dolar AS.

Deputi Gubernur Senior BI Dody Budi Waluyo mengatakan defisit neraca perdagangan yang menyempit pada akhir 2019 menandakan adanya perbaikan. Dia yakin tren ini bakal berlanjut seiring berkurangnya tekanan ekonomi global pada 2020.

"Karena berkurangnya defisit neraca perdagangan cukup besar dari 8,7 miliar dolar AS menjadi pada kisaran 3 miliar dolar AS," ujar Dody di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Dody berharap kondisi global terus membaik dalam beberapa waktu ke depan. Dengan begitu, permintaan akan pulih dan mengerek harga-harga komoditas.

Dia menilai, penguatan neraca perdagangan akan membantu memperbaiki defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang saat ini berada di kisaran 2,5-3 persen terhadap PDB. Hal ini juga bakal membantu stabilitas nilai tukar rupiah.

"Kami harap pada 2020 ini, angka defisit neraca perdagangan semakin mengecil dan akan memengaruhi transaksi berjalan," katanya.


Editor : Rahmat Fiansyah