Biaya Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Berpotensi Bengkak 20 Persen

Giri Hartomo ยท Rabu, 14 April 2021 - 19:30:00 WIB
Biaya Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Berpotensi Bengkak 20 Persen
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk mengakui ada pembengkakan pada biaya pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Ist)
Dari 60 persen saham PSBI, porsi dari Wika mencapai 38 persen. Selain Wika, pemegang saham PSBI adalah PT Kereta Api Indonesia sebesar 25 persen, PT Perkebunan Nusantara VIII sebesar 25 persen dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) sebesar 12 persen. 

“Efeknya terhadap WIKA, seperti diketahui bahwa saat ini WIKA menjadi salah satu pemegang saham paling besar yang ada di PSBI atau Indonesia portion 60 persen kemudian China portion 40 persen. Di 60 persen itu WIKA kurang lebih 38 persen," katanya.

Sebagai informasi, pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang dikerjakan oleh PT KCIC berjalan secara paralel. Selain pembangunan jalur kereta, pembangunan stasiun dan sarana penunjang lainnya juga menjadi target yang akan diselesaikan pada 2022.

Editor : Ranto Rajagukguk

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda