Bidik Relokasi Perusahaan AS di China, Kemenperin Siapkan 27 Kawasan Industri Baru

Antara ยท Jumat, 12 Juni 2020 - 18:03 WIB
Bidik Relokasi Perusahaan AS di China, Kemenperin Siapkan 27 Kawasan Industri Baru

Indonesia telah mendirikan sebanyak 114 kawasan industri dan berencana mengembangkan 27 kawasan industri lain hingga akhir 2024. (Foto: Jababeka/Kemenperin)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengincar peluang relokasi investasi sejumlah industri dari Amerika Serikat yang berencana memindahkan pabrik dari China. Ini menyusul dampak perang dagang kedua negara.

"Kami tetap fokus menarik investasi di berbagai sektor industri. Sektor manufaktur yang kami sasar, meliputi industri substitusi impor, industri berorientasi ekspor, industri padat karya dan industri produk berbasis teknologi tinggi," ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Untuk itu, lanjut Menperin, pihaknya siap memfasilitasi dengan menawarkan ketersediaan kawasan industri terintegrasi. "Hingga saat ini, Indonesia telah mendirikan sebanyak 114 kawasan industri dan berencana untuk mengembangkan 27 kawasan industri lainnya hingga akhir tahun 2024," kata Menperin.

Sebelumnya, Menperin menggelar pertemuan virtual dengan US-ASEAN Business Council. Pada kesempatan itu, dia memberikan apresiasi kepada investor AS yang telah berkontribusi dalam penguatan struktur manufaktur di Indonesia.

"Mereka membuktikan mampu menjadi katalis bagi pertumbuhan sektor-sektor industri baru di Indonesia, bahkan sampai menyediakan pelatihan, berbagi pengetahuan, dan turut mengembangkan wirausaha di dalam negeri," ujar Menperin.

Dia optimistis AS akan selalu menjadi mitra bisnis perdagangan yang penting bagi Indonesia. Ini ditandai dengan peningkatan investasi dan kerja sama di antara pelaku industri kedua negara.

Sepanjang 2013-2017, penanaman modal AS di Indonesia telah menyentuh angka 36 miliar dolar AS. "Adapun perusahaan-perusahaan AS yang telah berkontribusi besar di Indonesia, di antaranya perusahaan raksasa teknologi IBM, HP, Microsoft, Facebook, Google dan Apple, yang telah menjadi kunci digitalisasi di Indonesia," katanya.

Editor : Dani Dahwilani