Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan bakal Tindak Tegas Perusahaan yang Sengaja Tekan Harga TBS Sawit
Advertisement . Scroll to see content

CPO RI Dipermasalahkan, Menko Luhut Ancam Boikot Produk Uni Eropa

Rabu, 20 Maret 2019 - 18:08:00 WIB
CPO RI Dipermasalahkan, Menko Luhut Ancam Boikot Produk Uni Eropa
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah akan melawan Uni Eropa yang dinilai melakukan diskriminasi terhadap produk kelapa sawit dan turunannya.

Penegasan itu disampaikan Luhut dalam Press Briefing Diskriminasi Sawit yang turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fathir di Kementerian Luar Negeri Jakarta, Rabu (20/3/2019).

"Kami dua Menko ini tidak bisa paham sampai sebegini kencang. Kami sudah datang ke sana, sudah seperti minta-minta, tetapi kami bukan pengemis, kami punya dignity," kata Luhut.

Luhut menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan Indonesia guna merespons tindakan diskriminatif Uni Eropa, seperti mengirimkan delegasi untuk berkomunikasi hingga melakukan moratorium terhadap izin pembukaan lahan sawit baru.

Menurut dia, pemerintah akan melayangkan aduan untuk melawan Uni Eropa hingga ke organisasi perdagangan dunia (World Trade Organization/WTO), bahkan melakukan penghentian impor terhadap barang-barang asal Uni Eropa.

"Kita akan bawa ke WTO tapi perlu diketahui kita tidak akan pernah goyah mengenai itu," kata Luhut.

Langkah perlawanan Indonesia terhadap Uni Eropa akan ditempuh jika Parlemen Eropa menyetujui rancangan kebijakan ‘Delegated Regulation Supplementing Directive of The EU Renewable Energy Direcyive II’ yang diajukan pada 13 Maret 2019.

Parlemen Eropa masih memiliki waktu untuk meninjau rancangan yang diajukan oleh Komisi Eropa tersebut dalam waktu dua bulan sejak diterbitkan. Dalam draf tersebut, minyak sawit (CPO) diklasifikasikan sebagai komoditas yang tidak berkelanjutan dan berisiko tinggi terhadap lingkungan, sedangkan minyak kedelai asal Amerika Serikat masuk dalam kategori risiko rendah.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut