Dapat Rp30 Triliun dari Pemerintah, Bank Himbara Janji Ekspansi Kredit UMKM

Suparjo Ramalan ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 18:05 WIB
Dapat Rp30 Triliun dari Pemerintah, Bank Himbara Janji Ekspansi Kredit UMKM

Ketua Himbara Sunarso. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menyambut positif keputusan pemerintah yang menempatkan dana Rp30 triliun guna membantu likuiditas bank pelat merah akibat pandemi virus corona (Covid-19). Dana tersebut akan dikucurkan kembali oleh Himbara melalui kredit bagi dunia usaha yang terdampak Covid-19.

Ketua Himbara Sunarso menyebut, ada empat bank negara yang menampung dana tersebut, yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Direktur Utama BRI ini mengungkapkan, fasilitas yang diberikan pemerintah tersebut dapat memperkuat likuiditas perbankan. 

Dari anggaran tersebut, keempat bank di Himbara akan meningkatkan kredit minimal tiga kali dalam tiga bulan sebagai bentuk ekspansi kredit, khususnya bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

"Kita memiliki suatu keistimewaan, tapi ini juga ada konsekuensinya, bahwa nanti yang kita terima (dana) ini, kita harus melakukan ekspansi kredit terutama untuk menggerakkan sektor riil terutama lebih spesifik lagi adalah di ekonomi grassroot yang kita sering disebut UMKM," ujar Sunarso dalam konferensi pers, Rabu (24/6/2020). 

Sunarso menjelaskan, Himbara akan mengambil peran strategis untuk menyasar usaha yang paling terdampak akibat Covid-19. Namun, keputusan ini bergantung dari rencana masing-masing bank.

Dia mencontohkan, BRI akan mengekspansi kredit dengan menyasar UMKM, khususnya di bidang pertanian, atau pangan. "Untuk sektor, kami juga sudah seleksi akan lebih diarahkan ke sektor yang mendukung sektor pangan. Jadi baik pertanian itu sendiri maupun hal-hal yang relatif dengan support-nya industri pertanian," ujarnya. 

Sementara itu, kata dia, dari segi sasaran wilayahnya, BRI juga memastikan UMKM di wilayah Indonesia akan terdampak dari ekspansi ini. 

"Wilayahnya ini termasuk kategorisasinya berdasarkan pedesaan atau perkotaan juga jelas. Mudah-mudahan rencana ini benar-benar mampu menggulirkan dan mungkin kembali pertumbuhan ekonomi kita," ujar dia. 

Editor : Ranto Rajagukguk