Darmin: Setiap Pemilu Ada Dampak Positif ke Ekonomi
JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution meyakini tahun politik yang dimulai pada tahun depan akan menguntungkan perekonomian nasional.
"Ada 171 pilkada (pemilihan umum kepala daerah) tahun depan itu menjadi berkah secara ekonomi. Setiap kali pemilu selalu ada dampak positifnya terhadap ekonomi," kata Darmin di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Menurut Darmin, kondisi politik nasional didominasi oleh banyak partai politik atau multi-partai. Dengan kata lain, pertarungan antar-partai yang terlalu ideologis sulit terjadi. Sebab, partai yang bertarung tidak selalu berkompetisi di setiap daerah.
"Saya bukan ahli politik. Indonesia itu partainya banyak. Kalau hanya dua atau tiga, baru serius. Kalau di sini bisa bertarung, di tempat lain bisa jadi tidak," ucap Darmin.
Dengan demikian, Darmin tidak melihat kontestasi pemilu sebagai ancaman, apalagi sampai membahayakan keamanan nasional. Justru, kata dia, pilkada bersama dengan perhelatan Asian Games akan menggerakkan ekonomi di 2018.
"Tambah Pilkada dan Asian Games kalau digabung, maka dampak pertumbuhan ekonomi kira-kira 0,2-0,3 persen. Kalau pertumbuhan kita nature-nya 5,1 persen dan kita bisa perbaiki 5,2 persen berarti tahun 2018 itu antara 5,4-5,5 persen," ujarnya.
Selain itu, optimisme Darmin juga berasal dari investasi dan ekspor yang tumbuh pesat. Investasi, kata Darmin, untuk pertama kalinya mampu menembus 7 persen. Padahal biasanya hanya tumbuh di kisaran 5 persen.
"Kemudian ekspor kita walaupun susah mengulang tahun ini year on year 17 persen tapi arahnya belum berhenti, akan ada perbaikan. Lalu yang namanya ekonomi, konsumsi itu tidak akan pernah berubah cepat, ya paling 4,9 persen, 4,95 49,2 persen stabil. Tapi investasi berubah cepat dan ekspor cukup baik," tuturnya.
Editor: Ranto Rajagukguk