Diskon Tarif Tol Mudik, Kemenhub: Itu Sangat Kontraproduktif

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 11 Mei 2018 - 12:40 WIB
Diskon Tarif Tol Mudik, Kemenhub: Itu Sangat Kontraproduktif

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai, rencana diskon tarif tol pada mudik mendatang kontraproduktif dengan kebijakan yang dibuat. Pasalnya, pemberlakuan diskon ini justru akan membuat masyarakat menggunakan jalan tol sebagai pilihan utama.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi mengatakan, pihaknya justru tengah mengimbau masyarakat untuk menghunakan jalan nasional sebagai jalur mudiknya. "Wah kalau ada diskon berarti nanti orang akan lari ke jalan tol. Makanya kontraproduktif nanti dengan kebijakan kita," ujarnya setelah ulang tahun Yayasan Lembaga Konsumen Indoensia (YLKI) di Hotel Kaisar, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Ia masih akan melihat seperti apa konsep diskon yang diajukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Asoisasi Tol Indoensia (ATI). Sebab, menurut penuturan ATI, diskon ini baru akan dibicarakan sepekan sebelum Lebaran 2018.

"Nanti saya akan liat konsep diskon seperti apa, kalau soal prediksi arus mudik itu arus balik didiskon ya orang bakal lari ke situ semuanya," kata dia.

Menurut dia, diskon tarif tol ini merupakan ide bagus selama bukan diterapkan saat arus puncak mudik. Untuk itu, ia menyarankan agar diskon ini diberlakukan saat sepekan sebelum Lebaran agar menarik masyarakat untuk berangkat mudik lebih awal.

"Saya mungkin bisa lah diskon tapi klo bisa H-7 (Lebaran) jadi masyarakat bisa lari ke sana. Mengurangi beban (saat arus puncak)," tuturnya.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR berencana akan memberikan diskon tarif tol pada masa mudik Lebaran mendatang. Diskon ini rencananya akan berlaku pada beberapa ruas tol tertentu seperti tahun sebelumnya.

Ketua ATI Fatchur Rachman sebelumnya mengatakan, pihaknya akan mengumumkan terkait diskon tol ini sepekan sebelum Lebaran. Sebab, saat ini pihaknya belum berunding dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait.

"Belum, seminggu sebelum lebaran diputuskannya. Rutenya hampir sama seperti tahun lalu lah, kira-kira seperti itu," ucapnya.

Adapun tahun kemarin pemerintah menberikan diskon 20 persen untuk pengguna nontunai di 16 ruas tol yang dioperasikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan kelompok usahanya. Diskon ini berlaku untuk 22-26 Juni 2017 dan 30 Juni-2 Juli 2017.

"Diskon kan hanya sesaat saja pas masa mudik," kata dia.

Dengan demikian, untuk tahun ini diperkirakan seluruh pengguna jalan tol dapat menikmati diskon ini karena seluruh ruas tol sudah menerapkan sistem nontunai.


Editor : Ranto Rajagukguk