DPR Belum Setujui Pembangunan Kantor Baru OJK

Aditya Pratama ยท Selasa, 04 Februari 2020 - 20:46:00 WIB
DPR Belum Setujui Pembangunan Kantor Baru OJK
DPR belum setujui pembangunan gedung baru untuk OJK. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana membangun gedung Indonesia Financial Center yang digunakan sebagai kantor baru di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta. Bahkan, pada Agustus 2019 lalu OJK dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyepakati penggunaan barang milik negara di kawasan tersebut yang ditargetkan rampung pada 2021.

Namun, rencana itu direspons anggota Komisi XI DPR Andreas Eddy Susetyo. Dia menyebut, berdasarkan hasil rapat antara pihaknya dengan dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bahwa kantor OJK bakal ikut pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

Oleh karena itu, anggaran yang disiapkan untuk membangun kantor baru OJK di kawasan SCBD tersebut belum disepakati oleh parlemen. "Dan penegasan, dalam pemberian persetujuan anggaran, pengeluaran untuk pembangunan gedung belum disetujui DPR, dan kegiatan menyangkut hal ini, apa yang menjadi catatan persetujuan anggaran bisa diikuti dan dipatuhi OJK," ujar Andreas dalam raker dengan OJK di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyambut baik pembangunan gedung baru tersebut. Menurut Wimboh, gedung ini akan dimanfaatkan sebagai kantor pusat OJK. 

Ruang kantor ini akan memiliki konsep high and best use dan ramah lingkungan sebagai platinum green building sesuai dengan standar Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia). "Gedung nanti Indonesia Financial Center yang kita sebut pada siang hari ini ceremonial groundbreaking. Kami terima kasih kepada Menteri Keuangan. Alhamdulillah meskipun prosesnya harus kita lalui. Tapi hari ini paling tidak kita sudah mendapatkan bersama sama menghadiri ceremonial ini," ujarnya dalam acara groundbreaking di Tanah LOT 1 SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Menurut Wimboh, gedung ini memiliki arti penting setelah tujuh tahun didirikannya OJK sehingga ke depannya dapat meningkatkan efisiensi, kinerja sehingga peran dan fungsi OJK. Dalam kesempatan ini Wimboh juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia yang selama ini telah meminjam pakaikan gedung kantornya selain juga melakukan sewa gedung untuk menampung sekitar 3.000 pegawai di Kantor Pusat OJK.

"Insya Allah dengan adanya ini memberikan sangat kita semua untuk mempercepat proses adanya gedung yang dibangun untuk melakukan sinergi dalam membangun sektor keuangan dan memberikan kontribusi maksimal kepada republik Indonesia," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda