DPR Nilai Ganjil-Genap di Tol Bukan Solusi Kemacetan Jangka Panjang
Selain itu, menurut dia, ada dua kebijakan yang bertolak belakang di mana di jalan umum terdapat ganjil genap sehingga masyarakat beralih ke ruas tol. Namun, jika di jalan tol tersebut dibatasi dengan ganjil-genap maka masyarakat akan berpikir untuk membeli kendaraan pribadi lagi.
Anggota Komisi V Sahat Silaban turut menambahkan, masalah kemacetan ini sudah sangat krusial dan mengkhawatirkan jika tidak segera diselesaikan.
"Kalau mobil pribadi normalnya seliter untuk 10 kilometer, kalau sekarang ini paling seliter untuk 3 km. Kalau kita jalan paling tidakk 60 km sehari, berapa banyak uang rakyat ini terbakar sia-sia," tutur Sahat di kesempatan yang sama.
Karena itu, meski kebijakan ganjil-genap tersebut terbukti mengurangi kemacetan, tapi hal tersebut bukanlah kebijakan yang solutif. Sebab, dia menilai belum memangkas akar permasalahannya.
"Untuk dalam waktu singkat itu solusi cerdas, dalam jangka panjang ini tidak. Kalau ini jadi solusi karena ada pembangunan, saya sepakat. Tapi tolong ini jangan jadi permanen, ini kan solusi singkat saja," ucap Alex.
Editor: Ranto Rajagukguk