Ekonomi Melambat, APBN Akan Difokuskan pada Infrastruktur

Aditya Pratama ยท Senin, 09 Maret 2020 - 21:59 WIB
Ekonomi Melambat, APBN Akan Difokuskan pada Infrastruktur

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Foto: iNews.id/Ade Miranti)

JAKARTA, iNews.id - Ekonomi Indonesia tengah menghadapi banyak tantangan, terutama virus korona. APBN sebagai instrumen fiskal akan diarahkan untuk belanja infrastruktur.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, APBN memberikan dukungan bagi ekonomi. Dalam situasi seperti ini, kata dia, APBN akan memainkan peran penting sebagai counter-cyclical.

"Satu jenis pengeluaran APBN yang jadi sangat penting umtuk perekonomian yang sedang agak turun ialah pembangunan infrastruktur. Ini suatu yang diperlukan," kata Suahasi di Jakarta, Senin (9/3/2020).

Menurut Suahasil, Indonesia saat ini kekurangan infrastruktur sehingga perlu diperkuat agar daya tahan ekonomi lebih tangguh.

"Kalau kegiatan ekonomi sedang melemah, salah satu cara yang dipakai untuk recharge ekonomi kita adalah bangun infrastruktur," ucapnya.

Namun, kata dia, APBN tidak bisa bergerak sendiri karena kapasitasnya terbatas. Untuk itu, pembangunan infrastruktur lewat skema kerja sama pemerintah-badan usaha (KPBU) sangat penting. Namun, bukan perkara mudah untuk menerapkan skema ini.

"Jangankan pemda, yakinkan K/L di pemerintah pusat saja menantang karena kalau K/L bertahun-tahun diajarkan kalau butuh proyek maka ditaruh di APBN," kata eks kepala BKF itu.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR), Kemenkeu Luky Alfirman menambahkan, pemerintah awalnya optimistis dengan pemulihan ekonomi tahun ini. Namun, kehadiran virus korona mengubah segalanya.

"Kita mulai 2020 kemarin itu dengan suasana optimis sebetulnya, berbagai macam proyeksi, diharapkan bahwa kita akan rebound di 020, kemudian muncul kasus korona ini, dan mengbah percaturan perekonomian global," ucap dia.

Luky memastikan pemerintah akan memberikan berbagai stimulus fiskal. Salah satunya infrastruktur.

"Ekonomi kan harus terus bergerak, maka bagaimana pemerintah beri stimulus, kita beri suntikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur, di situ kuncinya," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah