Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Erick Thohir Kagum Timnas Futsal Indonesia Runner Up Piala Asia 2026, Soroti Kerja Keras dan Manajemen
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir: Bukan hanya Vaksin, Banyak Kerja Sama Dijajaki dengan Inggris

Rabu, 14 Oktober 2020 - 20:51:00 WIB
Erick Thohir: Bukan hanya Vaksin, Banyak Kerja Sama Dijajaki dengan Inggris
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id – Menteri BUMN Erick Thohir memastikan kunjungannya ke London, Inggris bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tidak hanya terkait dengan vaksin Covid-19. Banyak kerja sama lain yang dijajaki kedua negara.

Dalam kunjungannya ke London, Erick dan Retno melakukan serangkaian pertemuan bilateral dan bisnis dengan pemerintah dan organisasi di Inggris, Rabu (14/10/2020). Perwakilan pemerintah Indonesia berjumpa Menlu Inggris Dominic Raab maupun otoritas yang terlibat dalam Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI).

Retno menyebut langkah pertemuan dengan Menlu Inggris sebagai bagian dalam memperkuat kerja sama kedua negara di level bilateral maupun multilateral. Menurutnya di tengah dunia yang menghadapi pandemi Covid-19, kerja sama antarnegara mesti diperkuat.

Senada dengan Menlu, Erick menilai hasil pertemuan dengan pemerintah Inggris sangat positif dalam kerangka usaha pemulihan kesehatan dan ekonomi pasca-virus corona. Inggris dan Indonesia, kata Erick, sepakat bahwa kerja sama global merupakan kunci sukses dalam melewati pandemi.

"Seperti disampaikan Ibu Menlu tadi, semangat kerja sama penting untuk terus diperkuat di tengah tantangan besar yang dihadapi negara dunia, terutama di masa pandemi ini," ujar Erick melalui keterangan pers, Rabu (14/10/2020).

Dia menjelaskan, Pemerintah Inggris memberi apresiasi pada Pemerintah Indonesia yang mampu menekan dampak dari Covid-19. Sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, kesuksesan Indonesia dalam mengatasi laju pandemi Covid-19, akan berkontribusi signifikan.

Sebagai wujud dari apresiasi Inggris dan sejumlah negara dunia, wadah koalisi dunia untuk inovasi pencegahan epidami atau CEPI telah menempatkan perusahaan BUMN Bio Farma dalam kategori organisasi yang kompeten dalam hal pengembangan vaksin Covid-19.

"Due diligence yang dilakukan CEPI terhadap Bio Farma menunjukkan hasil positif, yang mana CEPI siap melakukan kerja sama dengan Bio Farma. Tentu hal ini merupakan apresiasi bagi semua peneliti, ahli farmasi, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam usaha pengembangan vaksin asli Indonesia. Kualitas Biofarma sudah diakui dunia,” ujarnya.

Erick melanjutkan, bahwa hasil kunjungan juga positif dari sisi bisnis. Inggris dan Indonesia sepakat untuk memperkuat kerja sama bisnis ke depan.

"Seperti juga disampaikan Ibu Menlu tadi, Inggris merupakan mitra dagang ke-4 terbesar Indonesia dari Eropa dan merupakan peringkat pertama perdagangan kayu dari Eropa. Kerja sama dan kesepahaman kedua negara terus ditingkatkan dalam usaha untuk membangkitkan ekonomi kedua negara pasca-Covid-19," ujar Erick.

Untuk itu, dalam kunjungan ini mereka bertemu dengan beberapa mitra di London, baik pemerintah maupun swasta. Ada empat hal yang sedang dijajaki.

“Pertama health tourism di mana kami, di BUMN bisa mendapatkan fasilitas kawasan ekonomi khusus bisa di Bali atau Sumatera. Kami ingin memastikan Indonesia jadi pemain di kelas regional untuk industri kesehatan,” kata dia.

Selain itu kerja sama untuk meningkatkan industri pendidikan, khususnya untuk bidang hospitality. Dijajaki pula kerja sama di bidang energi terbarukan dan industri pertahanan.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut