Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menko Airlangga Bertemu Gubernur Aceh Mualem, Bahas Penghapusan Bunga Debitur KUR Terdampak Bencana 
Advertisement . Scroll to see content

Global Pulih, Sri Mulyani Yakin Ekonomi Indonesia Semakin Membaik

Kamis, 04 Maret 2021 - 21:14:00 WIB
Global Pulih, Sri Mulyani Yakin Ekonomi Indonesia Semakin Membaik
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah optimistis dengan pemulihan ekonomi pada tahun ini. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, indikator global menunjukkan adanya optimisme perbaikan perekonomian dari dampak pandemi Covid-19.

Perbaikan perekonomian global sudah muncul sejak semester II tahun lalu. Setelah adanya gejolak akibat pandemi Covid-19 pada awal 2020, berbagai indikator seperti harga komoditas sampai aliran modal asing kini mulai membaik.

"Dari sisi capital flow ke negara-negara berkembang, volatilitas indeks sudah kembali. Baltic dry index untuk kegiatan perdagangan antardunia dan harga komoditas sudah menunjukan perbaikan," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (4/3/2021).

Saat ini, para pelaku pasar telah lebih siap dalam menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19 yang telah berlangsung setahun terakhir. Hal ini tentunya membuat ketidakpastian yang sempat muncul mulai berangsur kembali ke level normal.

"Kita menghadapi kondisi yang relatif sekarang market memahami tantangan Covid-19 meskipun masih tidak pasti dan menimbulkan banyak sekali uncertainty namun paling tidak mereka sudah behaviour-nya relatif sudah melihat risikonya, sehingga mereka stabil dan kembali ke level yang relatif normal," ujarnya.

Dia mengakui pandemi Covid-19 memang memberi tantangan luar biasa terhadap perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Bahkan pertumbuhan ekonomi global sebelumnya diprediksi bisa tumbuh di atas 3 persen, namun kemudian direvisi menjadi minus 3,5 persen.

"Indonesia dalam hal ini juga melakukan melalui defisit financing makin besar, tapi Indonesia relatif agak modest dan dengan demikian kenaikan utang publik juga relatif lebih kecil dari negara-negara lain. Meski demikian tidak boleh terlena karena tekanan yang sangat besar dari Covid-19 terhadap keuangan negara dan perekonomian sangat-sangat nyata," tuturnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut