Hadapi Pandemi Covid-19, Sri Mulyani: Tak Mungkin Kami Lakukan Sendiri
JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendorong pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 tepat sasaran dan efektif dalam memulihkan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Namun, dia mengakui APBN tidak mungkin bekerja sendirian.
"Kami bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama, karena ini luar biasa bebannya, tidak mungkin kami lakukan sendiri," ucap Sri Mulyani dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis(25/3/2021).
Untuk UMKM, dia mengatakan, penempatan dana itu semua harus melalui sektor keuangan, di mana kesehatan perbankan menjadi hal penting. Dalam hal ini, OJK mendukung melalui regulasinya agar program pemulihan ekonomi nasional (PEN) bisa berjalan.
Direstui Sri Mulyani, Diskon PPnBM Mobil Baru 1.500-2.500 cc Berlaku April 2021
Juga ada peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menjaga confidence masyarakat agar menempatkan dana di perbankan terjaga. "Dengan kerja sama luar biasa ini, kita bisa menahan kontraksi tidak cukup dalam. Meski di kuartal II ini kita kontraksi 5,3 persen. Ini sekarang kita akselerasi di 2021 sehingga kita bisa memberikan kesempatan kerja dan mengembalikan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Dia menekankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian dan Menko Bidang Maritim dan Investasi terus melakukan reformasi di dalam kegiatan investasi. Untuk it, undang-undang (UU) Cipta Kerja menjadi sangat penting.
"Ini adalah bagian yang melengkapi APBN, BI, OJK, dan reformasi di bidang struktural dilakukan agar Indonesia tidak hanya pulih, tapi tumbuh dengan kuat," tuturnya.
Editor: Ranto Rajagukguk