Ibu Kota Pindah, Masyarakat Dayak Minta Lahan 5 Hektare per Keluarga
Kamis, 17 Oktober 2019 - 12:53:00 WIB
"Maka tidak berlebihan bangsa dayak menuntut lima ha setiap kepala keluarga, sertifikat gratis, ini dibuat produktif. Dengan kehadiran investor, bisa dibuat kerja sama sehingga masyarakat kita menghasilkan," ucap dia.
Dagut menjelaskan, masyarakat Dayak sebagai salah satu suku asli yang mendiami Kalimantan kini semakin terpinggirkan. Banyak lahan di Kalimantan dikuasai oleh korporasi, terutama perkebunan sawit.
"Masyarakat kita makin terjepit, makin tidak ada tempat tentang lahan dan hutan adat. Akibat itu masyarakat kita menurut data, 285 desa yang tinggal hanya desanya saja semuanya perkebunan sawit," tuturnya.
Editor: Rahmat Fiansyah