Inflasi Inggris Pecahkan Rekor 40 Tahun, Tertinggi di Negara-negara G7

Anggie Ariesta ยท Kamis, 23 Juni 2022 - 06:45:00 WIB
Inflasi Inggris Pecahkan Rekor 40 Tahun, Tertinggi di Negara-negara G7
Inflasi Inggris pecahkan rekor 40 tahun, tertinggi di negara-negara G7

LONDON, iNews.id - Inflasi Inggris mencapai level tertinggi 40 tahun sebesar 9,1 persen pada bulan lalu didorong melonjaknya harga pangan. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di antara negara-negara G7

Angka inflasi itu naik dibanding bulan sebelumnya sebesar 9 persen. Catatan dari Kantor Statistik Nasional menunjukkan inflasi Mei adalah yang tertinggi sejak Maret 1982 dan diperkirakan inflasi berikutnya akan lebih buruk.

Harga makanan dan minuman non-alkohol naik 8,7 persen secara tahunan pada Mei. Ini merupakan lonjakan terbesar sejak Maret 2009 dan menjadikan kategori ini sebagai pendorong inflasi tahunan terbesar bulan lalu.

Inflasi inti tahunan turun untuk pertama kalinya sejak September menjadi 5,9 persen dari 6,2 persen. Inflasi secara keseluruhan naik 0,7 persen secara bulanan, sedikit lebih tinggi dari konsensus 0,6 persen. 

Sementara itu, pound sterling menjadi salah satu mata uang terlemah terhadap dolar AS tahun ini, turun di bawah 1,22 dolar AS atau 0,6 persen Rabu (22/6/2022) sebelum kemudian pulih.

Beberapa investor menilai Inggris berisiko mengalami inflasi dan resesi yang terus-menerus tinggi, yang mencerminkan biaya energi impor yang besar dan gesekan terkait Brexit yang dapat merusak hubungan perdagangan dengan Uni Eropa.

"Dengan prospek ekonomi yang begitu tidak jelas, tidak ada yang tahu seberapa tinggi inflasi dapat berlangsung, dan berapa lama akan berlanjut,membuat penilaian kebijakan fiskal dan moneter menjadi sangat sulit," kata ekonom senior di lembaga think tank Resolution Foundation, Jack Leslie, dikutip dari Reuters, Kamis (23/6/2022). 

Resolution Foundation sebelumnya menyebut biaya hidup yang melonjak untuk rumah tangga diperparah oleh Brexit, dengan implikasi jangka panjang yang menggangu produktivitas dan upah. Adapun gaji rata-rata tidak sesuai dengan inflasi dan serikat pekerja mengancam melakukan pemogokan dalam beberapa bulan mendatang. Pekerja kereta api di sana telah melakukan pemogokan massal minggu ini. 

Sementara itu, tingkat inflasi utama Inggris pada Mei lebih tinggi daripada Amerika Serikat, Prancis, Jerman dan Italia. Sedangkan Jepang dan Kanada belum melaporkan data inflasi untuk Mei.

Bank of England (BoE) pada pekan lalu menyatakan, inflasi kemungkinan akan tetap di atas 9 persen selama beberapa bulan mendatang sebelum memuncak sedikit di atas 11 persen pada Oktober, ketika biaya energi rumah tangga akan naik lagi.

Pasar keuangan menunjukkan suku bunga di Inggris berada di jalur untuk naik di atas 3 persen sekitar pergantian tahun mendatang dari saat ini 1,25 persen, meskipun sebagian besar ekonom berpikir melemahnya pertumbuhan ekonomi berarti BoE akan menaikkan suku bunga kurang dari itu.

Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak mengatakan, pemerintah Inggris melakukan semua cara untuk memerangi lonjakan harga dan bank sentral akan berusaha keras menahan inflasi. 

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda