Ini 5 Provinsi Penerima Subsidi Gaji Pekerja Terbanyak

Michelle Natalia ยท Senin, 07 September 2020 - 21:07:00 WIB
Ini 5 Provinsi Penerima Subsidi Gaji Pekerja Terbanyak
Provinsi DKI Jakarta menempati peringkat teratas penerima bantuan subsidi gaji pekerja terbanyak, diikuti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id – Lima provinsi menduduki peringkat teratas dari 34 provinsi di Indonesia dalam perolehan bantuan subsidi gaji pekerja berpenghasilan di bawah Rp5 juta. Data tersebut diketahui dari peluncuran bantuan subsidi gaji tahap I sebanyak 2,5 juta pekerja dan 3 juta pekerja penerima bantuan subsidi upah di tahap II .

Provinsi DKI Jakarta menempati peringkat teratas menerima bantuan subsidi gaji, yakni sebanyak 1.071.414 pekerja atau sekitar 19,48 persen. Posisi kedua hingga kelima ditempati Jawa Barat (1.029.830 pekerja/18,72 persen), Jawa Tengah (702.531 pekerja/12,77 persen), Jawa Timur (560.670 pekerja/10,19 persen), dan Banten (455.193 pekerja/8,28 persen).

"Subsidi upah ini diharapkan mampu menjaga serta meningkatkan daya beli pekerja, dan mendongkrak belanja konsumsi. Menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ujar Menaker Ida Fauziyah dalam siaran persnya, Senin (7/9/2020).

Ida mengatakan, melalui subsidi gaji upah, pemerintah ingin melindungi, meningkatkan, dan mempertahankan ekonomi pekerja dari dampak pandemi Covid-19. Uang yang masuk langsung ke rekening pekerja tersebut dapat dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan, baik kebutuhan primer maupun sekunder.

”Akan lebih baik jika bantuan subsidi gaji dibelanjakan produk-produk lokal dan UMKM. Dengan demikian industri lokal dan UMKM juga ikut bergeliat," katanya.

Ida menegaskan pihaknya akan terus memantau dan mengevaluasi penyaluran bantuan subsidi upah. Bantuan subsidi gaji diberikan kepada pekerja sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan. Penyaluran dilakukan per dua bulan sekali, yakni Rp1,2 juta.

Berikut sebaran data penerima subsidi upah/gaji tahap I dan II di 34 provinsi:

1. DKI Jakarta (1.071.414 – 19,48%)
2. Jawa Barat (1.029.830 – 18,72%)
3. Jawa Tengah (702.531 – 12,77%)
4. Jawa Timur (560.670 – 10,19%)
5. Banten (455.193 – 8,28%)
6. Sumatera Utara (242.368 – 4,41%)
7. Kalimantan Timur (166.026 – 3,02%)
8. Riau (152.850 – 2,78%)
9. Bali (133.197 – 2,42%)
10. Kepulauan Riau (116.790 – 2,12%)
11. Sumatera Selatan (106.030 – 1,93%)
12. Kalimantan Tengah (97.376 – 1,77%)
13. DI Yogyakarta (91.518 – 1,66%)
14. Kalimantan Selatan (85.510 – 1,55%)
15. Lampung (83.848 – 1,52%)
16. Kalimantan Barat (82.863 – 1,51%)
17. Sulawesi Selatan (63.392 – 1,15%)
18. Jambi (51.256 – 0,93%)
19. Sumatera Barat (41.009 – 0,75%)
20. Sulawesi Utara (27.802 – 0,51%)
21. Bangka Belitung (22.527 – 0,41%)
22. NTB (16.379 – 0,30%)
23. Bengkulu (16.176 – 0,29%)
24. Kalimantan Utara (11.719 – 0,21%)
25. Sulawesi Tengah (10.654 – 0,19%)
26. Aceh (10.110 – 0,18%)
27. Papua Barat (8.819 – 0,16%)
28. Papua (8.331 – 0,15%)
29. Maluku (7.302 – 0,13%)
30. NTT (7.264 – 0,13%)
31. Sulawesi Barat (5.980 – 0,11%)
32. Sulawesi Tenggara (5.789 – 0,11%)
33. Gorontalo (4.963 – 0,09%)
34. Maluku Utara (2.514 – 0,05%)


Editor : Dani Dahwilani