JAKARTA, iNews.id - Politikus PPP Achmad Baidowi meminta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) mundur sebagai kader PDIP. Hal ini menyusul kabar pria yang kerap disapa Ahok itu untuk menjadi salah satu petinggi BUMN.
Anggota Komisi VI DPR itu menilai, pejabat BUMN harus bersih dari atribut partai politik (parpol). Untuk itu, Ahok harus melepas statusnya sebagai kader PDIP yang disandangnya sejak 26 Januari 2019.
Libur Panjang Lebaran 2026, Otorita IKN Buka Kunjungan Publik ke Kawasan Nusantara
"Karena BUMN harus steril dari parpol, maka Ahok harus mundur dari parpol," ujarnya kepada iNews.id, Kamis (14/11/2019).
Soal posisi Ahok di BUMN, dia menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri BUMN Erick Thohir. Kendati demikian, Baidowi meminta agar Ahok mengubah pola komunikasinya yang selama ini melekat dengan persepsi marah-marah.
"Ahok harus mengubah pola komunikasi dengan lebih mengedepankan empati bukan emosi dalam memimpin lembaga. Setiap persoalan bisa diselesaikan dengan baik-baik saja tanpa harus dengan emosi," tuturnya.
Baidowi berharap mantan bupati Belitung Timur itu diberikan target waktu dan output kinerja yang jelas saat menjadi bos BUMN. Hal ini penting untuk menjawab keraguan publik.
"Apalagi jika penempatannya nanti di BUMN yang perlu penanganan serius," ucapnya.
Editor: Rahmat Fiansyah