Jadi Kepala BKPM, Bahlil Sempat Ditakut-takuti Mendag karena Tak Bisa Bahasa Inggris

Ferdi Rantung ยท Minggu, 07 Maret 2021 - 07:50:00 WIB
Jadi Kepala BKPM, Bahlil Sempat Ditakut-takuti Mendag karena Tak Bisa Bahasa Inggris
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Bahlil Lahadalia memiliki cerita saat ditunjuk sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2019. Dia sempat gugup saat diminta Presiden Jokowi mengurusi investasi.

Bahlil mengatakan, kegugupan tersebut muncul karena sebagai Kepala BKPM, dia bertugas mengajak investor asing untuk menanamkan modal di Tanah Air sehingga harus bisa berbahasa Inggris.

"Kalian tahu saya tidak pernah kuliah di luar negeri. Saya juga tidak pernah membangun bisnis yang intens komunikasinya ke negara lain seperti China dan Korea, nggak pernah," katanya dalam Rapat Kerja Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) 2021, Sabtu (6/3/2021).

Akibat tak bisa bahasa Inggris, Bahlil sempat ditakut-takuti oleh Muhammad Lutfi yang ditunjuk menjadi Menteri Perdagangan. Lutfi yang merupakan rekan Bahlil di Hipmi diketahui sangat fasih berbahasa Inggris. Sebelumnya, dia pernah mengisi posisi Kepala BKPM dan terakhir menjadi Duta Besar RI untuk Amerika Serikat (AS).

"Teman-teman tahu lah bahasa Inggris saya bagaimana? Tapi sekarang sudah paten bos, sudah bisa barang ini," kata pria kelahiran Banda, Maluku Tengah itu.

Bahlil mengatakan, alasannya dipilih sebagai Kepala BKPM karena latar belakangnya sebagai pengusaha yang paham berbagai hambatan investasi. Selain itu, pengalamannya sebagai Ketua Umum Hipmi juga sangat membantunya.
 
"Tanpa saya pernah berproses di Hipmi, saya tidak akan mungkin mampu mengemban amanah yang begitu besar, ilmu ini nggak ada di kuliah manapun atau luar negeri, saya dapat ilmu di Hipmi," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah