Bahlil Sebut Lifting Minyak RI Sulit Sentuh 1,6 Juta Barel, Ini Alasannya
JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut mustahil lifting minyak Indonesia kembali menyentuh angka 1,6 juta barel per hari. Angka tersebut pernah terjadi pada periode 1996-1997.
Bahlil menuturkan, jika lifting minyak RI bisa mencapai 1,6 juta barel per hari, itu merupakan sebuah mukjizat dari Tuhan. Pasalnya, Indonesia tidak memiliki cadangan minyak sebesar periode terdahulu.
Adapun, sumur-sumur besar yang saat ini eksis sudah melewati puncak produksinya yaitu 1,6 juta barel per hari.
"Saya tidak terlalu percaya bahwa kita bisa melakukan peningkatan lifting sampai dengan 2029, 1,6 juta (Bph). Menurut saya itu hanya Allah yang bisa memberikan kita. Kita fair-fair saja, kita enggak usah baku tipu dalam ruangan ini," ucap Bahlil di Kompleks DPR, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Dia menambahkan, target realistis lifting minyak RI di kisaran 800.000-900.000 barel per hari. Kondisi ini kemungkinan baru akan tercapai pada tahun 2029 mendatang.