Jelang Nataru, Harga Daging Sapi dan Ayam Diprediksi Naik

Aditya Pratama ยท Minggu, 08 Desember 2019 - 19:45:00 WIB
Jelang Nataru, Harga Daging Sapi dan Ayam Diprediksi Naik
Harga bahan pokok diprediksi melambung jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 (nataru). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Harga bahan pokok diprediksi melambung jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 (nataru). Hal itu dikarenakan meningkatnya permintaan barang.

Ekonom Universitas Indonesia (UI) Lana Soelistianingsih memperkirakan, ada kenaikan harga beberapa bahan pokok. Salah satunya harga daging sapi dan ayam yang melonjak jelang Nataru. Namun, kenaikan itu tidak signifikan dan masih di ambang batas normal.

"Kalau misalnya Natal ini kan biasanya yang dibeli orang itu daging sapi, ayam. Akhir tahun kan suka ada acara kumpul-kumpul, mungkin itu yang akan naik tapi ga tinggi, kata kan lah naik paling 10 persen paling banyak 20 persen, itu masih normal," ujar Lana kepada iNews.id, Minggu (8/12/2019).

"Beda sama lebaran (hari raya Idul Fitri), kalau lebaran itu semuanya naik, apa aja naik," Lana melanjutkan.

Dosen Fakultas Ekonomi UI ini menambahkan, ada dua hal yang menyebabkan harga bahan pokok naik. Pertama, terkait permintaan yang naik. Kedua, persoalan ketersediaan bahan tersebut di pasaran.

"Kalau misalnya butuh impor ya pasti diimpor. Karena daging misalnya, kita ga punya cukup di Indonesia, tapi kalau ayam ga impor, kalau ayam ada di dalam negeri. Tapi, karena permintaan naik ada potensi (harga) naik lah," ucap Lana.

Sementara itu, untuk barang-barang lain seperti hiasan Natal kenaikan harganya tidak memengaruhi inflasi. Pasalnya, hiasan Natal tidak masuk dalam indeks harga konsumen Badan Pusat Statistik (BPS).

"Jadi ya, kalau misalnya harga hiasan Natal itu naik tapi enggak masuk ke dalam keranjang hitungannya BPS ya enggak bisa membuat inflasi. Tapi kalau daging bisa membuat inflasi, tapi ga banyak," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk

Bagikan Artikel: