Keluarkan Peraturan Baru, KKP Terapkan Tarif PNPB Nol Rupiah untuk Pendidikan Kelautan dan Perikanan

Anggie Ariesta ยท Kamis, 16 September 2021 - 17:06:00 WIB
 Keluarkan Peraturan Baru, KKP Terapkan Tarif PNPB Nol Rupiah untuk Pendidikan Kelautan dan Perikanan
Ilustrasi nelayan. (Foto: iNews/TOISKANDAR)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerapkan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) nol rupiah, antara lain untuk pendidikan kelautan dan perikanan. 

Hal itu, diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 Tahun 2021. Tarif PNPB nol rupiah tersebut meliputi pelayanan di pelabuhan perikanan, penggunaan sarana dan prasarana sesuai tugas dan fungsi, pemeriksaan/pengujian laboratorium, pendidikan kelautan dan perikanan.

Menurut Kepala Pusat Pendidikan KKP, Bambang Suprakto, penerima tarif PNBP nol rupiah ditujukan untuk nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha perikanan berskala kecil. 

Tarif PNPB nol rupiah itu, juga ditujukan bagi anak-anak nelayan, yang ingin melanjutkan sekolah di satuan pendidikan di bawah naungan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP.

"Apa yang dimaksud tarif nol rupiah untuk pendidikan, antara lain untuk pendaftaran dan seleksi termasuk biaya pendidikan per semesternya. Ini terutama mengakomodir anak-anak dari nelayan kecil, pembudidaya kecil, pengolah kecil, petambak garam kecil, pokoknya yang kecil-kecil semua," ujar Bambang dalam Bincang Bahari KKP, secara virtual, Jakarta, Kamis (16/9/2021).

Selain tarif Rp0, Sekretaris Ditjen Perikanan Budidaya Gemi Triastutik menuturkan, tujuan lain dari terbitnya PP 85/2021 adalah mendorong peningkatan kualitas layanan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) KKP di daerah ke masyarakat. 

Seperti pemenuhan benih, pakan hingga indukan yang berkualitas. Dengan demikian, PNBP yang dihasilkan menjadi lebih tinggi.

"Komoditas yang sudah settle kita tingkatkan lagi, kemudian yang sudah spesifik kita perkuat lagi agar produksinya meningkat. Sarana dan prasarana produksi kita maksimalkan, seperti penyewaan kolam. Karena ini termasuk sumber PNBP," kata Bambang.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda