Lokasi Bandara Jauh, JK Perkirakan Kereta Bisa Saingi Transportasi Udara

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 13 September 2019 - 15:10 WIB
Lokasi Bandara Jauh, JK Perkirakan Kereta Bisa Saingi Transportasi Udara

Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Perkembangan teknologi memudahkan segala sendi kehidupan manusia termasuk di sektor transportasi. Pasalnya, teknologi dapat membuat sistem transportasi lebih efisien dan cepat.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, saat ini transportasi dengan waktu tempuh tercepat ialah melalui jalur udara dan yang terlama melalui jalur darat. Namun, bukan tidak mungkin jika ke depan transportasi darat akan bersaing dengan transportasi udara seiring berkembangnya teknologi.

Seperti diketahui, lokasi bandara di Indonesia lumayan memakan waktu dari daerah-daerah di sekitarnya sedangkan lokasi stasiun bisa ditempuh sangat mudah karena menyebar di dalam kota. Meskipun waktu tempuh pesawat jauh lebih singkat daripada kereta tapi jarak tempuh untuk menuju bandara juga memakan waktu.

"Nanti gimana persaingan antara kereta api dan udara. Orang ke Cengkareng satu jam, naik pesawat, ambil barang berapa jam. Kalau Anda naik kereta api mungkin juga sama," ujarnya di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Apalagi masyarakat saat ini lebih mengandalkan kepraktisan dan hemat waktu sehingga akan ada saatnya masyarakat lebih menyukai kereta api ketimbang pesawat untuk perjalanan satu pulau. Pergeseran ini sangat terlihat saat harga tiket pesawat naik beberapa waktu lalu.

"Jadi nanti ada persiangan antara kereta api dan pesawat dalam persaingan akan perbaiki services," kata dia.

Selain itu, pesawat juga harus bersaing dengan transportasi umum darat seperti bus maupun mobil pribadi karena saat ini infrastruktur jalan sudah mulai berkembang. Misalnya, jalan tol Trans Jawa yang dapat memangkas waktu tempuh Jakarta ke Surabaya hanya 10 jam dengan kecepatan kendaraan 60-100 kilometer per jam.

"Jadi bersaing dengan jalan tol, bagus buat mobil kalau penumpang minimum empat orang, kalau sendiri dia kalah dengan kereta api," ucapnya.

Sistem transportasi menjadi hal yang sangat krusial bagi negara kepulauan seperti Indonesia. Menurut dia, sistem transportasi Indonesia merupakan yang terlengkap karena ada dari darat, laut dan udara yang tidak semua negara memilikinya.

"Jadi semua akan baik kalau sistem dan sarana kita lebih baik," tutur dia.


Editor : Ranto Rajagukguk