Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Luhut Sebut RI Temukan 'Harta Karun' di Papua, Modal Jadi Negara Maju
Advertisement . Scroll to see content

Luhut Ajak Perusahaan Amerika Perbanyak Investasi di Indonesia

Jumat, 11 Desember 2020 - 12:50:00 WIB
Luhut Ajak Perusahaan Amerika Perbanyak Investasi di Indonesia
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus mendorong kerja sama bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Salah satunya kerja sama investasi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Panjaitan menilai, potensi kerja sama investasi kedua negara masih sangat besar. Oleh karena itu, Luhut mengajak perusahaan AS berbondong-bondong  berinvestasi di Indonesia. 

"Beberapa waktu lalu saya ke AS dan berbincang dengan Trump di Washington DC. Saya berkomunikasi dengannya, bagaimana bisa mengajak perusahaan-perusahaan AS bekerja sama dan berinvestasi di Indonesia," ujar Luhut, Jumat (11/12/2020). 

Baru-baru ini, kata Luhut, US IInternational Development Finance Corporation (DFC) sepakat berinvestasi sebesar 2 miliar dolar AS, setara Rp28 triliun kepada Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia. Dia percaya hubungan kedua negara terus membaik, terlebih AS baru saja memperpanjang fasilitas GSP untuk produk ekspor Indonesia.

"Trump juga percaya bahwa pasar besar seperti Indonesia akan memperkuat ekonomi dan juga ikatan AS dengan Indonesia," ucap Luhut.

Purnawirawan jenderal militer itu menilai, prospek ekonomi Indonesia sangat bagus sejalan pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Dia yakin ekonomi Indonesia bangkit tahun depan.

"Minggu lalu Indonesia sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin yang akan kami mulai vaksinasi secara gradual mulai Desember 2020 dan hingga 2021," kata Luhut.

Pemulihan ini, lanjut dia, juga didukung oleh reformasi struktural yang didorong oleh UU Cipta Kerja. Omnibus Law ini menjadi babak baru menjadikan Indonesia sebagai tujuan utama investasi.

"Saya berharap perusahaan-perusahaan AS bisa melihat potensi kerjasama dan investasi dengan Indonesia," ucapnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut