Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Vietnam Naikkan Standar, Pekerja Bergaji Rp1,8 Juta Dianggap Miskin
Advertisement . Scroll to see content

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh 2 Digit, Tapi Masih Kalah dari Vietnam

Senin, 08 Maret 2021 - 15:26:00 WIB
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh 2 Digit, Tapi Masih Kalah dari Vietnam
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjabarkan sektor ekonomi digital tumbuh subur di tengah pandemi Covid-19. Meski begitu, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia masih kalah dari Vietnam.

Menurut dia, sektor ekonomi digital di Asia Tenggara pada 2020 dapat tumbuh sebanyak 5 persen dengan total gross merchandise value alias nilai pembelian dari pengguna mencapai 105 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp1.470 triliun (kurs Rp14.000).

"Jadi memang banyak sektor ekonomi kesulitan beradaptasi di tengah pandemi. Tapi di sisi lain sektor ekonomi digital sedang mendapatkan keuntungan dari perubahan ini, di Asia Tenggara ekonomi digital berkembang dengan nilai gross merchandise value USD 105 miliar, naik 5 persen selama pandemi," ujar dia di Jakarta, Senin (8/3/2021).

Kemudian, kata dia, ekonomi digital di Indonesia tumbuh hingga menembus dua digit atau sekitar 11 persen. Tapi, pertumbuhan ini masih kalah dengan Vietnam yang ekonomi digitalnya tumbuh hingga 16 persen.

"Ekonomi digital kita (Indonesia), berkembang dengan pesat. Bahkan sampai dua digit, 11 persen, di atas Singapura dan Malaysia. Tapi masih kalah cuma sama Vietnam dia 16 persen," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, transformasi digital adalah kunci untuk bertahan di era pandemi Covid-19. Dia ingin pandemi Covid-19 ini dijadikan momentum percepatan transformasi digital di Indonesia.

“Kita juga harus gunakan momentum pandemi ini untuk mendorong percepatan transformasi digital. Mulai dari digital government, digital economy sampai dengan digital Society dan digital infrastruktur,” ucapnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut