Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siap-Siap! Tarif Tol Becakayu Segera Naik, Ini Rinciannya
Advertisement . Scroll to see content

Marak Kecelakaan Konstruksi, A2K4: Kejadiannya Selalu di Jam Lembur

Selasa, 20 Februari 2018 - 15:08:00 WIB
Marak Kecelakaan Konstruksi, A2K4: Kejadiannya Selalu di Jam Lembur
Tempat Kejadian Perkara dari kecelakaan konstruksi Tol Becakayu (Foto: iNews.id/Den Helmi)
Advertisement . Scroll to see content

"Atau bisa juga pada saat pekerjaan pemasangan perancangan prosedurnya ada yang di langgar," kata Lazuardi.

Lazuardi menilai, jika pengawas lapangan proyek melaksanakan tugasnya dengan baik dan teliti sesuai Standard Operation Procedure (SOP), maka kemungkinan kecelakaan minim terjadi.

"Atau pengawas yang mestinya bertugas tidak mengawasi dengan benar apakah semua sudah siap untuk di lakukan pengecoran," kata Lazuardi.

Untuk menekan angka kecelakaan di sektor kontruksi, dia meminta kontraktor turut memeriksa apakah tim yang bekerja pada saat lembur sampai dini hari mempunyai kompetensi yang sama pada saat bekerja pada jam normal. Hal ini dilakukan agar kecelakaan konstruksi serupa tak terulang kembali di kemudian hari.

Sebanyak tujuh korban dari robohnya tiang tol Becakayu dibawa ke rumah sakit. Enam di antaranya dibawa ke RS UKI Cawang yakni Joni Arisman, Rusman, Supri, Kirpan, Sarmin, dan Agus. Sedangkan Waldi dirujuk ke RS Polri Kramatjati.

Proyek Jalan Tol Becakayu merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan oleh Waskita Karya mulai tahun 2014 dengan nilai kontrak Rp7,23 triliun dan memiliki panjang ruas 11 km.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut