Menko Airlangga: Digitalisasi Koperasi Penting untuk Perputaran Roda Ekonomi

azhfar muhammad ยท Sabtu, 23 Oktober 2021 - 18:25:00 WIB
 Menko Airlangga: Digitalisasi Koperasi Penting untuk Perputaran Roda Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto : Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, mengatakan digitalisasi koperasi sangat penting untuk perputaran ekonomi karena tetap menjadi andalan masyarakat. 

“Di era digital ini, digitalisasi koperasi makin penting. Tentunya ini adalah peluang emas karena saat ini pasar digital di Indonesia sebesar 44 miliar dolar AS, dan di Tahun 2025 diprediksi sekitar 125 miliar dolar AS,” kata Menko Airlangga, melalui keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Sabtu (23/10/2021). 

Hal itu, lanjutnya, tercermin dari data Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Tahun 2020 yang mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Tahun 2019.

“Jadi bayangkan jika dilakukan digitaliasasi untuk seluruh koperasi ini, dengan anggota yang lebih dari 25 juta, tentu akan menjadi nilai yang luar biasa,” ujar Airlangga. 

Menko Perekonomian mengungkapkan, pemerintah telah mendorong pengembangan koperasi melalui regulasi dengan terbitnya UU Cipta Kerja pada tahun 2020 untuk memberi kemudahan koperasi dalam berkembang dan berdaya saing.

“Pada 2019, jumlah koperasi aktif sebanyak 123.048 unit dengan volume usaha Rp154 triliun dan jumlah anggota sekitar 22 juta orang. Sedangkan pada Desember 2020, jumlah koperasi aktif sebanyak 127.124 unit dengan volume usaha Rp174 triliun dan jumlah anggota sekitar 25 juta orang,” ungkap Airlangga.

Namun demikian, koperasi pada masa pandemi ini juga mengalami berbagai kendala untuk menjalankan usahanya. Sebagian besar koperasi mengalami pengembalian pinjaman yang terganggu, omzet menurun, penarikan simpanan, penundaan Rapat Anggota Tahunan, dan kendala lainnya.

Terkait dengan pengelolaan manajemen kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM koperasi, penggunaan teknologi dan sistem informasi baik dalam manajemen koperasi maupun dalam menjalankan usahanya, perlu dilakukan pembinaan dan pendampingan serta kemitraan. 

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi adalah melalui modernisasi koperasi. Adapun target penumbuhan koperasi modern pada tahun 2024 yakni sebanyak 500 unit koperasi,” tutur Airlangga. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: