Menko Airlangga Perkirakan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Tumbuh 3,7-4,5 Persen

Iqbal Dwi Purnama ยท Rabu, 15 September 2021 - 18:09:00 WIB
 Menko Airlangga Perkirakan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Tumbuh 3,7-4,5 Persen
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, memperkirakan ekonomi Indonesia di tahun ini akan bertumbuh 3,7 sampai 4,5 persen secara Year on Year (YoY), serta 5,2 persen pada tahun 2022.

Pernyataan itu, disampaikan Menko Airlangga saat memberikan Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Rabu (15/9/2021).

Menurut dia, pada sisi supply, seluruh sektor tumbuh positif dan menunjukkan perbaikan kinerja seiring membaiknya permintaan domestik dan negara mitra dagang. 

Beberapa sektor yang menunjukan pertumbuhan positif diantaranya Industri Pengolahan dan Perdagangan yang merupakan kontributor utama perekonomian nasional yang tercatat pertumbuhan significant. Pertumbuhan ini juga merupakan pertumbuhan triwulan yang tertinggi sejak krisis sub-prime mortgage.

"Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi kita di kuartal II 2021 ini, tumbuh 7,07 persen, dengan penerapan PPKM di kuartal III ini ada penurunan sedikit, namun secara year to year di akhir tahun diharapkan bisa 3,7 sampai 4,5 persen," ujar Menko Airlangga, Rabu (15/9/2021).

Dia menjelaskan, pertumbuhan ini merupakan korelasi dari kasus positif covid 19 yang mulai menurun. Menurutnya kalau dilihat dari tren, sebelum dilakukan PPKM ekonomi Indonesia meningkat, dan setelah penerapan PPKM memang membuat beberapa sektor mengalami tren negatif.

"Namun kita lihat juga ketika mobilitas ini diberikan relaksasi tren ini mulai naik kembali, Artinya pertumbuhan ekonomi itu akan positif, kalau covid nya negatif, tetapi kalau Covid positif pertumbuhan ekonominya negatif," ujar Menko Airlangga.

Pencapaian target ini, lanjutnya, akan bergantung pada peran serta masyarakat dalam meningkatkan efektivitas pengendalian pandemi Covid-19. Pemerintah terus memperkuat pengendalian pandemi dari sisi hulu hingga hilir guna memastikan pencegahan dan penanganan yang lebih efektif. 

Penguatan di sisi hulu dilakukan melalui peningkatan akselerasi vaksinasi, peningkatan disiplin protokol kesehatan, peningkatan jumlah testing dan tracing, serta pengendalian mobilitas masyarakat melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Menko Perekonomian menyampaikan, pada September ini, pemerintah menargetkan dosis vaksinasi per hari adalah sebesar 2–2,3 juta jiwa sehingga akan mendukung target vaksinasi sebanyak 208 juta jiwa di akhir tahun 2021. Sementara itu, penguatan di sisi hilir akan dilakukan melalui peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan. 

"Patut kita syukuri bersama bahwa melalui penguatan di hulu ini angka positivity rate per 13 September 2021 berhasil turun menjadi 2,14 persen," ungkap Menko Airlangga.

Editor : Jeanny Aipassa