Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Bangkit Hari Ini, Menko Airlangga Sebut Kepercayaan Investor Telah Kembali
Advertisement . Scroll to see content

Menko Airlangga: Total Insentif Program Kartu Prakerja yang Disalurkan Capai Rp9,52 Triliun

Kamis, 14 Oktober 2021 - 18:08:00 WIB
 Menko Airlangga: Total Insentif Program Kartu Prakerja yang Disalurkan Capai Rp9,52 Triliun
Menko Airlangga ajak peserta Kartu Prakerja untuk skilling, upskilling dan reskilling. Foto: Kemenko Perekonomian
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, mengatakan total insentif Program Kartu Prakerja yang telah disalurkan pemerintah mencapai Rp9.52 triliun. 

Menurut dia, sepanjang 2021, pelaksanaan Program Kartu Prakerja terdiri dari 10 gelombang, yakni batch 12-21, dengan penerima Kartu Prakerja berjumlah 5.910.462 orang. 

Dari jumlah tersebut, 94 persen atau 5.561.504 orang telah menyelesaikan pelatihan, kemudian 91 persen atau 5.397.784 orang telah mendapatkan insentif. 

"Total insentif yang telah disalurkan pada 2021 sampai batch 21 adalah Rp9,52 triliun," kata Menko Airlangga, saat berdialog dengan para penerima Kartu Prakerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), di Lombok, Kamis (14/10/2021). 

Dia menjelaskan, total pendaftaran sejak awal Program Kartu Prakerja dibuka hingga 12 Oktober 2021 adalah sekitar 75 juta orang, dengan total penerima sekitar 11 juta orang, dari 34 Provinsi dan 514 Kab/Kota di seluruh Indonesia. 

Menko Perekonomian memaparkan, Program Kartu Prakerja menjadi salah satu program semi bansos dari Pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 untuk meningkatkan skill-nya dan membantu kehidupannya. 

Program tersebut dinilainya sangat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak negatif dalam masa pandemi saat ini, misalnya mereka yang terkena PHK atau pelaku UMKM yang omzet-nya menurut akibat diadakannya PPKM. 

"Selain mereka mendapatkan tambahan skill dari pelatihan, insentif Kartu Prakerja tentunya dapat digunakan sebagai tambahan modal," ujar Menko Airlangga. 

Dia mengungkapkan, Provinsi NTB mencatatkan total pendaftar sebanyak 725.311 orang dengan total penerima sejumlah 233.230 orang. Kemudian, untuk Kabupaten Lombok Tengah tercatat sebanyak 201.796 pendaftar, dan yang diterima sejumlah 71.553 orang, dan di Kota Mataram jumlah pendaftar sebanyak 85.970 orang, dan yang diterima sejumlah 29.416 orang.

"Provinsi NTB adalah Provinsi ke-17 dengan jumlah penerima Kartu Prakerja terbanyak se-Indonesia, dan provinsi dengan penerima Kartu Prakerja terbanyak ke-2 di Kawasan Timur Indonesia," tutur Menko Airlangga. 

Selain itu, lanjutnya, Kabupaten Lombok Tengah adalah Kab/Kota dengan jumlah penerima Kartu Prakerja terbanyak ke-1 di Provinsi NTB. Dan, Kota Mataram adalah Kabupaten/Kota ke-4 dengan jumlah penerima terbanyak Kartu Prakerja di Provinsi NTB.

“Saya meminta kepada Gubernur NTB untuk menyiapkan pendaftaran, sehingga mereka bisa masuk dalam white-list. Kita memang sedang memberikan kuota per tahun yang lebih banyak lagi untuk wilayah Timur Indonesia,” ungkap Menko Airlangga.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut