Menko Luhut Minta 18,6 juta UMKM Masuk dalam Sistem Digital

Antara · Selasa, 22 Desember 2020 - 06:05:00 WIB
Menko Luhut Minta 18,6 juta UMKM Masuk dalam Sistem Digital
Menko Luhut Binsar Pandjaitan meminta ada 18,6 juta UMKM masuk ke ekosistem digital pada akhir 2022. (Foto: Instagram @luhut.padjaitan)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta ada 18,6 juta UMKM masuk ke ekosistem digital pada akhir 2022. Dia mencatat hingga akhir November 2020 baru 3,4 juta UMKM masuk dalam sistem digital.

"Hingga akhir November ini saya dilaporkan sebanyak 3,4 juta unit UMKM sudah masuk ke dalam sistem digital. Ini lebih besar dari harapan kami yang jumlahnya tembus 70 persen lebih tinggi dari target yang telah kami tetapkan," ujarnya dalam unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, dilansir Selasa (22/12/2020).

Merasa belum cukup puas, Luhut pun meminta ada 18,6 juta UMKM yang masuk ke ekosistem digital. "Alih-alih membuat saya puas, saya malah meminta mereka untuk menargetkan pada akhir tahun 2022 nanti target tersebut harus meningkat ke angka 18,6 juta unit yang sudah onboarding," katanya.

Guna mewujudkan hal tersebut, maka pada tahun depan pemerintah akan memprioritaskan peningkatan permintaan terhadap produk UMKM/IKM hingga peningkatan peran aktif pemerintah daerah.

"Selain itu saya juga meminta peningkatan kualitas produk sehingga memperkuat posisi UMKM sebagai high value product, bukan hanya produk yang biasa saja untuk itu kita juga harus berani berpikir out of the box," katanya.

Luhut menambahkan, yang paling penting adalah UMKM nantinya akan masuk ke dalam katalog pengadaan pemerintah. Oleh karena itu, ia meminta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) segera menyiapkan pedoman bagi kementerian/lembaga agar mereka siap menerima produk dari para pelaku UMKM setelah melalui proses kurasi.

"Pengalaman yang sering kita jumpai adalah kita selalu membuat konsep yang hebat namun lemah dalam eksekusinya. Dalam kesempatan rapat yang akan datang, saya meminta untuk disiapkan program yang sederhana agar mudah dieksekusi," ujarnya.

Editor : Dani Dahwilani