Menparekraf Siapkan Protokol New Normal untuk Destinasi Wisata

Antara ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 21:19 WIB
Menparekraf Siapkan Protokol New Normal untuk Destinasi Wisata

Menparekraf Wishnutama Kusubandio menyatakan protokol New Normal pariwisata telah disusun untuk diterapkan ketika suatu daerah atau destinasi wisata telah siap. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menyatakan protokol New Normal pariwisata telah disusun untuk diterapkan ketika suatu daerah atau destinasi wisata telah siap. Apa sajakah itu?

“Protokol ini akan melalui beberapa tahapan, mulai dari simulasi, sosialisasi dan publikasi kepada publik, serta yang terakhir uji coba. Pelaksanaan tahapan-tahapan ini harus diawasi dengan ketat dan disiplin serta mempertimbangkan kesiapan daerah,” ujar Wishnutama Kusubandio dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Dia menambahkan protokol normal baru salah satunya menekankan pada konsep pariwisata “Cleanliness, Health, and Safety”. Nantinya penerapan, dan pengawasan program CHS sebagai tatanan kenormalan baru di destinasi wisata juga akan dikoordinasikan dengan gugus tugas dan Kepala Daerah masing-masing wilayah.

"Kesiapan daerah dan dukungan dari para pelaku industri dan ekonomi kreatif merupakan salah satu faktor utama dalam pelaksanaan protokol kenormalan baru ini," katanya.

Wishnutama menjelaskan program CHS, yang telah disusun Kemenparekraf melibatkan seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata dan ekonomi kreatif serta kementerian/lembaga terkait. Konsep CHS merupakan strategi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar masyarakat nantinya dapat tetap produktif dan aman Covid-19.

"Mengenai waktunya harus dilihat betul kondisi RW dan RTdaerah tersebut dan tentunya kesiapan masing-masing daerah. Kami telah koordinasi dengan beberapa kepala daerah yang wilayahnya berpotensi nantinya untuk dapat memulai penerapan protokol ini,” kata Wishnutama.

Editor : Dani Dahwilani