Mentan: Produksi Beras Jabar Capai 800.000 Ton di Februari

Antara ยท Selasa, 06 Februari 2018 - 16:32:00 WIB
Mentan: Produksi Beras Jabar Capai 800.000 Ton di Februari
Ilustrasi (Foto: Okezone)

GARUT, iNews.id - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut total produksi gabah pada masa panen raya Februari bisa mencapai 1,6 juta ton atau setara 800.000 ton beras di wilayah Jawa Barat.

Saat menghadiri panen raya di Desa Mancagahar, Kecamatan Pamengpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Amran menyebutkan produksi gabah tersebut dihasilkan dari lahan seluas 230.000 hektare (ha) di Jawa Barat.

"Kita panen di Jawa Barat. Rencana total panen 230 ribu hektare di bulan Februari. Kita melihat produksi total 1,6 juta kg gabah. Kalau beras berarti 800 ribu ton," kata Menteri Amran, Selasa (6/2/2018).

Ia menjelaskan, harga gabah di Jawa Barat sudah turun sekitar Rp700 per kilogram mengingat saat ini sudah memasuki panen raya. Bahkan, ia menemukan harga gabah di Sukabumi berkisar Rp3.800-Rp4.000 per kg.

Selain itu, Amran juga membentuk tim penyerapan gabah untuk menghindari kerugian yang dialami petani terutama saat masa panen raya yang bisa mengakibatkan harga gabah anjlok. "Kami langsung sinergi, sudah tanda tangan MoU kemarin bersama Bulog, Dirut BRI, petugas penyuluh lapangan, babinsa dan semua pihak kita bersinergi menyerap beras petani. Kita tidak boleh membiarkan petani merugi," kata Amran.

Adapun khusus panen raya di Desa Mancagahar, Garut, ini luas lahan yang mengalami panen sebanyak 300 hektare dari total lahan 764 hektare dengan produktivitas gabah sebanyak 8,3 ton per hektare. Varietas yang ditanam umumnya Ciberang, Mekongga dan Inpari 32.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPPT) Jawa Barat Liferdi Lukman menjelaskan harga gabah di Desa Mancagahar sudah mulai turun menjadi sekitar Rp4.500 sampai Rp4.700 per kg. "Sebelumnya di awal Januari Rp5.800. Di Jabar pernah mencapai Rp7.300 per kg di daerah Pantura, seperti Subang dan Karawang," kata Liferdi.

Ia menambahkan, jumlah luas lahan panen di Kabupaten Garut pada Februari mencapai 22.972 hektare dengan produktivitas rata-rata 6,9 ton per hektare. Dengan demikian, produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 158.506 ton atau setara dengan 99.859 ton beras.

Konsumsi beras per bulan di Kabupaten Garut tercatat 28.266 ton beras dengan populasi penduduk 25 juta jiwa. "Artinya kalau kita populasikan dengan jumlah penduduk dan panen hari ini, Kabupaten Garut sudah surplus 28.266 ton beras. Bisa kita share (berbagi) umumnya untuk mengisi ke Jawa Barat dan DKI Jakarta," kata Liferdi.

Editor : Ranto Rajagukguk

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda