Menteri Edhy: Buat Apa Ada KKP jika Nelayan Tidak Diurus

iNews ยท Kamis, 09 Juli 2020 - 01:15 WIB
Menteri Edhy: Buat Apa Ada KKP jika Nelayan Tidak Diurus

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyiapkan berbagai program untuk membantu nelayan serta pelaku usaha perikanan. (Foto KKP)

TUBAN, iNews.id - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyiapkan berbagai program untuk membantu nelayan serta pelaku usaha perikanan. Dia berharap ekspor tumbuh sehingga kesejahteraan nelayan meningkat.

"Untuk apa ada menteri KKP kalau masyarakat nelayannya tidak dipikirkan," ujarnya, usai melepas ekspor olahan ikan milik PT Kirana Food International (KFI) di Tuban, Jawa Timur, Rabu (8/7/2020).

Menteri Edy, melepas ekspor empat kontainer olahan ikan ke Jepang. PT KFI merupakan salah satu anak usaha PT Kelola Mina Laut, perusahaan olahan ikan yang sebagian besar produknya diekspor ke mancanegara.

Dia menjelaskan, pihaknya akan mendukung penuh pelaku usaha perikanan untuk menyerap produksi nelayan. "Saya sudah melihat langsung pengolahan ikannya. Ini potensi yang luar biasa. Kita akan dorong terus. (Ikan) apa saja yang diproduksi di Tuban bisa diolah di sini," ujarnya.

Dia berharap, ekspor perikanan terus tumbuh dan ikut berdampak positif pada kesejahteraan nelayan. "Peningkatan nilai ekspor kita terus dorong sampai 10 persen karena permintaan cukup tinggi," kata Edhy.

Caranya antara lain dengan mempermudah izin dan aturan. Jika kemudian terdapat hambatan di lapangan, Edhy meminta mengomunikasikannya dengan pemerintah. "Kami akan terus membantu nelayan dan pelaku sektor perikanan," ujarnya.

Langkah lain untuk mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan, KKP memberikan pinjaman modal ringan dari Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan Perikanan (LPMUKP), bantuan benih dan percepatan perizinan.

"Intinya sifat harus kasuistis, apa yang muncul, apa yang menjadi masukan itu yang kita mulai. Enggak bisa kita tiba-tiba ngasih," kata Edhy.

Editor : Dani Dahwilani