Neraca Dagang RI Surplus 70 Bulan Beruntun, Tembus 2,23 Miliar Dolar AS di Februari 2026
Dari sisi penggunaan, peningkatan impor periode Januari-Februari 2026 secara kumulatif terjadi baik pada barang modal, bahan baku/penolong, maupun barang konsumsi. Nilai impor barang modal mencapai 9,10 miliar dolar AS atau naik 34,44 persen.
Sedangkan nilai impor bahan baku/penolong mencapai 29,40 miliar dolar AS atau naik 9,27 persen.
Sepanjang periode Januari-Februari 2026, China menjadi negara utama asal impor nonmigas Indonesia dengan nilai 15,68 miliar dolar AS (42,46 persen), diikuti Australia dengan nilai 2,07 miliar dolar AS (5,60 persen), dan Singapura sebesar 2,00 miliar dolar AS (5,41 persen).
Selanjutnya, surplus perdagangan nonmigas hingga Februari 2026 sebagian besar ditopang oleh lima komoditas utama, yaitu lemak dan minyak hewan/nabati (6,49 miliar dolar AS), bahan bakar mineral (4,01 miliar dolar AS), besi dan baja (2,70 miliar dolar AS), nikel dan barang daripadanya (1,97 miliar dolar AS), serta alas kaki (0,99 miliar dolar AS).
Editor: Puti Aini Yasmin