Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Kasus PMK Muncul di Jabar, Kementan Distribusikan 151.000 Dosis Vaksin 
Advertisement . Scroll to see content

Neraca Perdagangan Sektor Pertanian Surplus

Kamis, 20 Februari 2020 - 15:15:00 WIB
Neraca Perdagangan Sektor Pertanian Surplus
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Humas Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ekspor produk pertanian periode November-Desember 2019 meningkat cukup signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pertanian pada periode tersebut naik, baik dari sisi volume maupun nilai.

Selama November-Desember 2019, volume ekspor produk pertanian naik 8,66 persen dari 7,73 juta ton menjadi 8,4 juta ton. Sementara nilai ekspor meningkat 10,9 persen dari 4,67 miliar dolar AS menjadi 5,18 miliar dolar AS.

Peningkatan ekspor pertanian tersebut dibarengi dengan meningkatnya volume neraca perdagangan sebesar 34,72 persen dari 1,44 miliar dolar AS menjadi 1,95 miliar dolar AS. Alhasil, surplus produk pertanian per Desember 2019 naik 24,52 persen terhadap bulan sebelumnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin limpo mengungkapkan salah satu program utama Kementan saat ini adalah mengutamakan ekspor dan sebisa mungkin menahan impor pangan dan produk pertanian dari luar.

“Keberhasilan program peningkatan ekspor pertanan ini dapat dilihat dari balance trade pertanian yang cenderung positif pada 2019, “ ujar Syahrul di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Mentan menjelaskan hasil kinerja ekspor yang dirilis oleh BPS membuktikan peran negara dalam memajukan kesejahteraan rakyat terwujud.

"Negara berhasil memfasilitasi ekspor komoditas lokal dan memproteksi terjadinya impor," tuturnya.

Kepala Pusat Data dan Sistem Informatika Kementerian Pertanian (Kementan) Ketut Kariyasa menambahkan peningkatan ekspor dan surplus neraca perdagangan produk pertanian pada November-Desember 2019 tidak terlepas dari dorongan kuat Kementan di bawah Mentan SYL yang menggerakan ekspor produk pertanian. Salah satunya lewat peningkatan produksi dan Gerakan Tiga Kali Lipat Eskpor (Gratieks).

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo ekspor dan investasi merupakan motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga harus ditangani secara serius. Untuk itu Kementan tengah membuat terobosan baru dalam mendorong peningkatan ekspor produk pertanian melalui Gratieks," ujar Ketut.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut