Nilai BUMN Keenakan, Jokowi Minta Erick Thohir Stop Beri PMN

Suparjo Ramalan ยท Sabtu, 16 Oktober 2021 - 12:15:00 WIB
Nilai BUMN Keenakan, Jokowi Minta Erick Thohir Stop Beri PMN
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri BUMN, Erick Thohir, menyetop pemberian Penyertaan Modal Pemerintah (PMN) sebagai langkah penyelamatan perusahaan pelat merah. 

Menurut Jokowi, banyak perusahaan pelat merah yang masuk kategori sakit, namun terus menerima kucuran dana segar negara. Langkah proteksi pemerintah kepada perseroan tersebut dinilai mengurangi core value perusahaan hingga membuat perseroan mabdul untuk bersaing di pasar terbuka. 

"Kalau yang lalu-lalu BUMN-nya banyak keseringan kita proteksi. Sakit tambahin PMN, sakit suntik PMN, maaf terlalu enak sekali dan akhirnya itu yang mengurangi nilai-nilai yang tadi saya sampaikan, kompetisi gak berani, bersaing gak berani, mengambil resiko gak berani, bagaimana profesionalisme kalau itu tidak dijalankan," kata Jokowi, Sabtu (16/10/2021). 

Presiden Jokowi pun menegaskan, agar Kementerian BUMN sebagai pemegang saham untuk tidak lagi melakukan proteksi kepada perusahaan pelat merah yang tak bisa memberikan kinerja positif.

"Jadi tidak ada namanya proteksi-proteksi lagi itu, sudah dilupakan Pak Menteri (Erick Thohir) yang namanya proteksi-proteksi," ujar Jokowi. 

Tak hanya itu, presiden juga meminta Menteri BUMN mengambil langkah likuidasi atau pembubaran terhadap perusahaan sakit atau tidak lagi beroperasi, meski namanya BUMN masih tercatat. Hal itu agar menjadi pendorong bagi BUMN lain untuk bisa berkompetisi di kancah global. 

"Kalau Pak Menteri sampaikan ada perusahaan seperti ini (sakit), kondisi seperti ini, tutup saja! Tidak ada selamat-selamatin kalau sudah begitu," tutur Jokowi. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: