Onderdil Harley dan Sepeda Brompton Diselundupkan, Ini Kronologi versi Garuda

Aditya Pratama ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 17:52 WIB
Onderdil Harley dan Sepeda Brompton Diselundupkan, Ini Kronologi versi Garuda

Garuda Indonesia. (Foto: ilustrais/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Petugas bea cukai menyita onderdil motor Harley Davidson dan dua sepeda Brompton di Bandara Soekarno-Hatta. Kendaraan mewah tersebut diselundupkan lewat pesawat baru Garuda Indonesia jenis Airbus A300-900 NEO.

Vice Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengakui ada petugas on-board Garuda Indonesia yang membawa onderdil alias suku cadang moge. Saat turun dari pesawat, petugas itu melakukan self-declare atas barang-barang bawaannya tersebut.

"Setelah self-declare atas barang-barang bawaannya, itu petugas on-board itu diperiksa sama bea cukai, ada memang barang-barang yang perlu perhatian khusus itu sparepart," kata Ikhsan saat dihubungi iNews.id, Selasa (3/12/2019).

Pesawat tersebut sebenarnya merupakan pesawat anyar yang diterbangkan khusus dari Prancis, negara asal pabrikan Airbus. Oleh karena itu, dia menyebutnya sebagai petugas on-board bukan penumpang.

"Itu kan maksudnya disebut penumpang, bukan berarti penumpang umum ya, itu kan memang pesawat khusus, pesawat yang baru sampai, bukan pesawat komersial," ucapnya.

Ikhsan mengatakan, peristiwa itu terjadi saat pesawat parkir di hanggar milik PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMF), anak usaha Garuda Indonesia. Area tersebut tak lain merupakan kawasan berikat.

"Perangkat-perangkat kepabeanan internasional juga ada di sana, kan bea cukai ada di sana, di sana juga ketat barang keluar masuk dan GMF patuh terkait aturan aturan itu," ujarnya.

Soal adanya onderdil moge dan sepeda mewah, Ikhsan menilai petugas on-board itu harus membayar pajak dan bea masuk.

"Atau kalau memang dia barang bekas berarti tidak boleh masuk, terus dire-ekspor lagi," tuturnya.

Saat ini, barang-barang itu masih disita oleh petugas bea cukai. Barang yang disita berjumlah 18 boks dengan rincian 15 boks berisi onderdil Harley Davidson dan 3 boks berisi sepeda Brompton.


Editor : Rahmat Fiansyah