Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Optimalisasi Struktur Keuangan, Komitmen Bank Mandiri sebagai Mitra Strategis Pemerintah
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Siapkan Rp104,2 Triliun untuk Ketahanan Pangan, Ini Rinciannya

Minggu, 05 Maret 2023 - 14:38:00 WIB
Pemerintah Siapkan Rp104,2 Triliun untuk Ketahanan Pangan, Ini Rinciannya
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah menyiapkan anggaran Rp104,2 triliun untuk ketahanan pangan. Anggaran ini tersebar ke berbagai Kementerian/Lembaga (K/L), non-K/L, dan transfer ke daerah (TKD). 

Airlangga mengatakan, Indonesia dinilai masih harus mewaspadai perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan IMF hanya tumbuh 2,9 persen pada tahun ini dan cuaca buruk yang dinilai bisa menghambat produksi pangan di Indonesia. 

“Anggaran ini nantinya akan difokuskan untuk penguatan sektor pertanian dan penguatan cadangan pangan,” ujar Menko Airlangga dalam Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) 2023, Minggu (5/3/2023).

Penguatan sektor pertanian, Menko Airlangga menuturkan, pihaknya akan melakukan pengembangan budi daya pertanian dan food estate, penguatan infrastruktur dan sarana dan prasarana pertanian, memberikan subsidi pupuk dan subsidi bunga kredit, memberikan dana alokasi khusus (DAK) fisik dan nonfisik untuk ketahanan pangan dan pertanian, serta untuk peningkatan ketahanan pangan rumah tangga dan memastikan alokasi 20 persen dana desa untuk program ketahanan pangan

Sementara, untuk penguatan cadangan pangan, Menko Airlangga menuturkan, pihaknya akan menggelontorkan Rp2,8 triliun untuk cadangan beras pemerintah dan Rp2,6 triliun untuk cadangan dan stabilisasi harga pangan. 

“Kemudian dari segi logistik, pemerintah akan membangun jalan dan anggaran berasal dari pusat,” tuturnya.

Menko Airlangga mengatakan, pemerintah akan memberikan dukungan akses pembiayaan untuk peningkatan produksi pertanian, melalui kredit usaha rakyat (KUR) alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan plafon kredit Rp500 juta hingga Rp2 miliar dengan suku bunga 3 persen.

Menurutnya, KUR Alsintan ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha di bidang pertanian untuk menanggulangi cuaca yang ekstrem, seperti hujan dan pengeringan. 

“Pemerintah dan Bank Indonesia terus mendorong agar inflasi 2023 bisa sesuai dengan target yang telah ditetapkan, yaitu 3,6 persen,” ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut